Satpol PP DKI Minta Maaf Soal Viral Tindak Penjual Es Krim di CFD Bundaran HI

detik.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Viral di media sosial Satpol PP DKI Jakarta menindak pedagang es krim yang berjualan di Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) Bundaran HI. Kasatpol PP DKI Jakarta Satriadi meminta maaf dan mengingatkan soal larangan berjualan di sepanjang jalan utama saat CFD berlangsung.

Dilihat detikcom, Minggu (24/5/2026) sejumlah petugas Satpol PP tampak mencegat pedagang es krim yang menggunakan sepeda. Pedagang yang memakai rompi merah itu tampak bersikeras untuk melepaskan diri dari Satpol PP.

"Menanggapi video yang beredar di media sosial terkait penertiban pedagang es krim di kawasan HBKB, kami Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan keresahan yang dirasakan masyarakat," ujar Satriadi saat dihubungi, Minggu (24/5/2026).

Baca juga: Cerita Eks Napi Terorisme Dibina Lapas Sentul Jadi Pengusaha Olahan Ayam

Satriadi mengatakan, hal lantas menjadi perhatian publik sekaligus masukan bagi Satpol PP. Namun dia mengingatkan bahwa area jalan utama CFD bukan tempat untuk berjualan.

"Kami juga menyampaikan kepada warga masyarakat bahwa berdasarkan ketentuan pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB), kegiatan berjualan tidak diperbolehkan di sepanjang jalur utama HBKB demi menjaga ketertiban, kenyamanan, dan keamanan masyarakat yang sedang beraktivitas maupun berolahraga," jelas dia.

Satriadi menambahkan, upaya penertiban Satpol PP akan mengedepankan pendekatan humanis, komunikasi yang baik, dan sikap persuasif. Untuk itu hal ini jadi evaluasi baginya dan anggotanya.

"Kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi agar ke depan seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan lebih bijak, profesional, dan mengedepankan empati kepada masyarakat," imbuh dia.

Satriadi mengaku berkomitmen agar Satpol PP akan terus berbenah agar cara yang dipakai lebih humanis. Menurutnya hal ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kritik, saran, dan perhatian yang diberikan masyarakat sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap pelayanan publik yang lebih baik," imbuh dia.




(rdp/rdp)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bontang Buka Pintu Investasi Asam Lemak Senilai Triliunan Rupiah
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
TNI AL Perkuat Kerja Sama dengan Angkatan Laut Jepang
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kisah si Kembar Mecha-Medina Bertukar Sepatu Kala Berlaga di MLSC Kudus
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Jelang Puncak Haji, Kemenhaj Siagakan 1.200 Tenaga Kesehatan di Armuzna
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Video: RI Tergantung Alkes Impor, PR Modernisasi Alkes RI Saat Perang
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.