HARIAN FAJAR, MAKASSAR — Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) merespons Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2027.
AIA menilai pidato Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah ekonomi nasional yang berfokus pada penguatan tata kelola aset negara, hilirisasi, dan penutupan berbagai kebocoran ekonomi yang selama ini dinilai merugikan negara.
Menurut AIA, komitmen pemerintah untuk memperbaiki pengelolaan sumber daya strategis akan memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Termasuk Sulsel yang selama ini menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.
“Presiden menegaskan selama lebih dari 20 tahun masih banyak kebocoran ekonomi yang terjadi dan itu tidak boleh terulang lagi,” ucap Ketua DPD Gerindra Sulsel ini pada Minggu, 24 Mei.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI ini menuturkan bahwa hal ini menunjukkan arah ekonomi nasional ke depan akan lebih menitikberatkan pada optimalisasi aset negara dan penguatan ekonomi nasional.
AIA mengatakan kebijakan tersebut dapat membuka peluang lebih besar bagi daerah untuk berkembang, terutama melalui peningkatan investasi, penguatan sektor industri, hingga penciptaan lapangan kerja baru.
Menurutnya, Sulsel memiliki potensi besar di sektor pangan, maritim, logistik, pertambangan, dan industri pengolahan yang dapat tumbuh lebih cepat apabila arah kebijakan nasional dijalankan secara konsisten.
“Sulsel punya posisi strategis sebagai gerbang ekonomi Indonesia timur. Kalau tata kelola ekonomi nasional semakin baik dan kebocoran bisa ditekan, maka dampaknya akan terasa sampai ke daerah, termasuk peningkatan investasi dan aktivitas industri di Sulsel,” katanya.
AIA juga menilai penguatan implementasi Pasal 33 UUD 1945 yang disampaikan Presiden dapat mendorong pemanfaatan sumber daya alam yang lebih berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
Ia menambahkan pelaku usaha di Sulsel siap mendukung agenda pemerintah, khususnya dalam menciptakan iklim usaha yang sehat, transparan, dan produktif guna memperkuat daya saing ekonomi daerah.
“Kami berharap arah ekonomi yang disampaikan Presiden tidak hanya memperkuat ekonomi nasional, tetapi juga mendorong pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di daerah,” tutupnya.(ams)





