9 Aktivis Global Sumud Flotilla Ditahan Israel Tiba di Soetta, Menlu: Selamat Datang Kembali

kompas.com
18 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG, KOMPAS.com - Sembilan warga negara Indonesia (WNI) aktivis Global Sumud Flotilla yang telah bebas dari penahanan Israel tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (24/5/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas.com, sembilan WNI itu mendarat di Soekarno-Hatta dengan menumpangi pesawat Emirates pukul 15.52 WIB.

Baca juga: 9 WNI yang Sempat Ditahan Israel Akhirnya Tiba di Tanah Air

Sembilan orang itu terdiri dari empat jurnalis dan lima aktivis.

Mereka yakni Andi Angga Prasadewa, Rahendro Herubowo, Andre Prasetyo Nugroho, Thoudy Badai, Bambang Noroyono (Abeng), Herman Budianto Sudarsono, serta Ronggo Wirasanu dari Kapal Zapyro Asad Aras Muhammad dan Hendro Prasetyo.

Baca juga: Turkiye Siapkan Pesawat Pulangkan 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla

Pantauan Kompas.com, setelah mendarat dan melakukan sejumlah proses di dalam bandara, sembilan orang WNI tersebut kemudian menuju ke lounge haji Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, sekitar pukul 16.30 WIB.

KOMPAS.com / IRFAN KAMIL Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, Minggu (24/5/2026).
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengantarkan kesembilan WNI itu ke lounge haji dan memberikan keterangan pers kepada media yang sudah menanti kedatangan WNI.

"Selamat datang kembali, selamat berkumpul dengan keluarga," ujar Menlu Sugiono.

Ia bilang, sembilan orang WNI sudah ditahan oleh otoritas militer Israel sejak 18 Mei 2026.

"Alhamdulillah pada sore hari ini sembilan saudara-saudara kita tersebut tiba dengan selamat di Tanah Air," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, sembilan orang WNI ditangkap tentara Israel saat menjalankan misi pelayaran kemanusiaan bersama Global Sumud Flotilla 2.0.

Berdasarkan informasi dari Global Peace Convoy Indonesia, Rabu (20/5/2026), sembilan WNI tersebut telah mengirimkan pesan darurat (SOS) berupa video pernyataan mereka ditangkap.

Mereka ditangkap pada waktu yang berbeda. Andi, Rahendro, Andre, Thoudy dan Abeng ditangkap pada Senin (18/5/2026).

Sementara Herman dan Ronggo sempat menyatakan diri lolos dari intersepsi Israel pada saat lima WNI lainnya ditangkap.

Mereka menyatakan, manuver dari kapten kapal yang ditumpangi berhasil membuat tentara Israel tak mampu mengejar.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Namun, beberapa jam kemudian keduanya ikut ditangkap pada Selasa (19/5/2026) waktu setempat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
9 WNI Peserta GSF 2.0 Pulang, Menlu RI Sebut Israel Langgar Hukum Internasional
• 15 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Ditsamapta Polda Metro Amankan 3 Pemuda Diduga Bawa Celurit di Jakpus
• 17 jam laludetik.com
thumb
Menlu Sugiono Bersyukur 9 WNI yang Diculik Israel Pulang dalam Keadaan Sehat
• 15 jam laludisway.id
thumb
Gelar Khatmil Qur’an wal Imtihan, SD Athirah Racing Centre Cetak Generasi Qur’ani Berprestasi
• 22 jam laluharianfajar
thumb
Media Italia Beri Update usai Jay Idzes Tutup Musim dengan Cedera, Bakal Absen Perkuat Timnas Indonesia di FIFA Matchday?
• 4 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.