JAKARTA DISWAY.ID - Indonesia-Thai Chamber of Commerce (INTCC) menyelenggarakan ajang INTCC Connect: Networking Reception untuk penguatan bisnis regional pada Rabu, 20 Mei 2026.
Event ini mempertemukan berbagai tokoh penting dari kalangan diplomatik, pelaku usaha, asosiasi perdagangan, hingga profesional lintas industri di kawasan ASEAN.
BACA JUGA:Kereta Barang Tabrak Bus di Tengah Kemacetan Bangkok, 8 Orang Tewas
Selain menjadi ajang networking, kegiatan juga diisi dengan sesi penandatanganan kerja sama, business reception, dan diskusi mengenai peluang investasi serta kolaborasi regional.
Chairman Indonesia-Thai Chamber of Commerce (INTCC), Hardy Chandra, dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya memperkuat konektivitas bisnis Indonesia dan Thailand melalui kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan.
Menurutnya, forum seperti INTCC Connect menjadi ruang strategis untuk mempertemukan para pemimpin bisnis, profesional, dan organisasi dari kedua negara dalam membangun hubungan ekonomi regional yang semakin solid.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal INTCC, Donny M. Yogantoro, mengatakan forum seperti INTCC Connect tidak hanya memperkuat hubungan bisnis bilateral, tetapi juga membuka ruang sinergi lintas sektor, termasuk sektor jasa profesional dan hukum.
BACA JUGA:Pakar Sebut Laporan The Economist Jadi Alarm untuk Ekonomi Indonesia
“Kami ingin menghadirkan platform yang mampu mempertemukan berbagai sektor strategis agar tercipta hubungan bisnis yang sehat dan saling mendukung. Kehadiran berbagai institusi profesional, termasuk kantor hukum, menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem investasi yang terpercaya,” kata Donny, Minggu, 24 Mei 2026.
Pada kesempatan yang sama, salah satu peserta acara dari Indonesia yaitu Kantor Hukum Probus Consilium Advocates & Counselors at Law, melalui Managing Partnernya Naik Henokh Parmenas, menilai bahwa forum regional seperti INTCC Connect menjadi momentum penting bagi kantor hukum untuk memahami dinamika bisnis internasional yang terus berkembang.
“Saat ini kebutuhan terhadap pendampingan hukum lintas yurisdiksi semakin meningkat seiring bertumbuhnya investasi dan kolaborasi regional. Kehadiran Probus Consilium di INTCC Connect merupakan bagian dari langkah kami untuk terus hadir dekat dengan ekosistem bisnis internasional,” ujar Naik Henokh Parmenas.
Menurutnya, dukungan terhadap investasi asing dan perdagangan bilateral akan terus dilakukan.
Pihaknya selama ini telah “membidani” jutaan dollar investasi asing masuk ke Indonesia dan terus akan melakukan inovasi dalam hal tersebut. Di sinilah peran kantor hukum modern yang tidak hanya sebatas menangani aspek legal formal, tetapi juga menjadi strategic partner bagi dunia usaha dalam menghadapi tantangan bisnis global.
- 1
- 2
- »





