Pantau - PT Prodia Widyahusada bersama PT Roche Indonesia Diagnostics Division mendorong skrining virus human papillomavirus atau HPV melalui layanan My HPV-Test dengan metode pengambilan sampel mandiri.
Program tersebut dihadirkan sebagai bagian dari dukungan terhadap komitmen pemerintah untuk mencapai eliminasi kanker serviks pada tahun 2030.
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada Tbk Liana Kuswandi mengatakan skrining diharapkan dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang rutin dan memberdayakan perempuan.
“Kami ingin memberikan akses langsung bagi perempuan Indonesia untuk mengontrol kesehatan mereka sendiri,” ungkap Liana Kuswandi.
Inisiatif tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap Rencana Aksi Nasional yang menekankan kolaborasi pentahelix untuk mempercepat deteksi dini kanker serviks.
Kanker serviks masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama perempuan di Indonesia karena sering berkembang tanpa gejala akibat infeksi HPV risiko tinggi yang tidak disadari.
Banyak perempuan menunda pemeriksaan akibat rasa takut, ketidaknyamanan fisik, keterbatasan akses, hingga stigma sosial.
Pengambilan Sampel Bisa Dilakukan dari RumahMetode pemeriksaan mandiri My HPV-Test diharapkan dapat mengatasi berbagai hambatan tersebut.
Layanan tersebut memungkinkan perempuan melakukan pengambilan sampel secara mandiri menggunakan swab khusus tanpa bantuan tenaga kesehatan.
Pengambilan sampel bahkan dapat dilakukan langsung dari rumah.
Pemeriksaan menggunakan metode Real-Time PCR untuk mendeteksi 14 genotipe HPV risiko tinggi.
Pemeriksaan juga mencakup deteksi HPV tipe 16 dan 18 yang menjadi penyebab mayoritas kasus kanker serviks di dunia.
Pendekatan tersebut diharapkan meningkatkan partisipasi perempuan dalam skrining rutin melalui pengalaman yang lebih nyaman dan praktis.
Layanan My HPV-Test kini sudah dapat diakses melalui aplikasi U by Prodia.
Aplikasi tersebut memberikan kendali penuh kepada perempuan untuk melakukan deteksi dini secara mandiri.
Roche Sebut Self-Collection Bantu Atasi Hambatan SkriningDirektur Diagnostics Division PT Roche Indonesia Lee Poh Seng mendukung inovasi self-collection untuk mentransformasi sistem skrining kesehatan perempuan.
“Inovasi self-collection efektif membantu mengatasi hambatan psikologis dan ketidaknyamanan dalam skrining,” ujar Lee Poh Seng.
Inovasi self-collection Roche juga memperoleh penghargaan “Best Invention of 2024” dari Time Magazine.
Skrining rutin dan deteksi dini dinilai menjadi kunci utama dalam menurunkan angka kanker serviks di Indonesia.
Masyarakat dapat mengakses informasi mengenai kanker serviks dan deteksi dini melalui situs ayocekhpv.com.
Roche dan Prodia berharap kemitraan strategis tersebut dapat memperkuat kolaborasi dalam gerakan eliminasi kanker serviks di Indonesia.




