Persib kembali keluar sebagai juara Super League 2025/2026 setelah sebelumnya juga sukses menjuarai kompetisi dalam dua musim terakhir.
Keberhasilan tersebut semakin mempertegas dominasi Maung Bandung di sepak bola nasional dalam beberapa tahun terakhir.
Dedi Mulyadi Soroti Profesionalisme Persib
Dedi Mulyadi menilai pencapaian Persib Bandung menjadi contoh penting bagi perkembangan sepak bola modern di Indonesia.
Menurutnya, keberhasilan klub meraih prestasi tanpa intervensi pemerintah menunjukkan bahwa sistem profesional dapat berjalan dengan baik jika dikelola secara serius.
“Persib sudah menunjukkan sebagai klub profesional tanpa harus mendapat campur tangan dari pemerintah. Jadi saya tegaskan sekali lagi, Persib merupakan klub profesional tanpa campur tangan dari pemerintah,” ujar Dedi di Bandung seperti dilansir Antara, Minggu (24/5/2026).
Namun, pria yang kerap disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) tersebut juga menyatakan bahwa prestasi Persib bukan hanya hasil kerja keras pemain dan pelatih, tetapi juga buah dari manajemen klub yang mampu membangun sistem profesional secara konsisten.
Hattrick Juara Jadi Kebanggaan Bobotoh
Dedi juga menyebut keberhasilan Persib meraih tiga gelar juara secara beruntun atau hattrick merupakan pencapaian luar biasa yang pantas dirayakan oleh seluruh masyarakat Jawa Barat.
Menurutnya, kemenangan Persib menjadi momen kebahagiaan besar bagi Bobotoh dan pencinta sepak bola di Tanah Pasundan.
“Hari ini merupakan luapan kegembiraan seluruh pendukung, suporter, Bobotoh, dan pecinta Persib Bandung untuk merayakan prestasi yang luar biasa. Karena tiga kali menjadi juara adalah sesuatu yang luar biasa,” katanya.
Euforia kemenangan Persib sendiri langsung terasa di berbagai wilayah Bandung dan Jawa Barat setelah kepastian gelar diraih.
Dedi Minta Perayaan Juara Tetap Tertib
Meski suasana penuh suka cita, Dedi Mulyadi berharap seluruh rangkaian perayaan gelar juara berlangsung aman dan tertib.
Ia ingin momen tersebut tetap menunjukkan citra positif Kota Bandung dan Jawa Barat sebagai daerah yang terbuka dan nyaman bagi semua orang.
“Bahwa Bandung dan Jawa Barat merupakan ruang terbuka bagi siapa pun untuk berbahagia di sini,” ujarnya.
Pemerintah daerah juga berharap perayaan juara Persib dapat berlangsung penuh semangat kebersamaan tanpa menimbulkan gangguan ketertiban umum.
Bonus untuk Persib Masih Misteri
Dalam kesempatan yang sama, Dedi Mulyadi juga memberi sinyal akan memberikan bonus kepada skuad Persib Bandung atas keberhasilan menjuarai Super League 2025/2026.
Namun, ia belum bersedia mengungkap bentuk maupun nilai bonus yang akan diberikan kepada tim Maung Bandung.
“Lihat saja nanti,” kata Dedi sambil tersenyum.
Pernyataan tersebut langsung memunculkan rasa penasaran di kalangan Bobotoh terkait apresiasi yang akan diterima skuad Persib.
Persib Juara Lewat Keunggulan Head-to-Head
Persib Bandung menutup musim Super League 2025/2026 dengan koleksi 79 poin, jumlah yang sama dengan Borneo FC.
Namun, Maung Bandung berhak mengangkat trofi juara karena unggul dalam catatan head-to-head atas pesaing terdekatnya tersebut. Pada putaran pertama, Persib menang 3-1 atas Borneo FC, sedangkan pertemuan kedua mereka berakhir imbang 1-1.
Keberhasilan ini semakin mengukuhkan Persib sebagai salah satu klub paling konsisten dan dominan di Indonesia dalam beberapa musim terakhir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)





