Bedah Bariatrik Disebut Efektif Perbaiki Kesehatan Pasien Obesitas

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

VIVA –Obesitas kini tidak lagi sekadar dipandang sebagai persoalan gaya hidup, melainkan penyakit kronis yang dapat memicu berbagai komplikasi serius seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, gangguan tidur, hingga penurunan kualitas hidup.

Spesialis bedah subpesialis bedah digestif konsultan, Dr. dr. Errawan Wiradisuria, Sp.B, KBD, M.Kes menjelaskan bahwa berbagai organisasi kesehatan dunia seperti American Medical Association dan Canadian Medical Association telah mengategorikan obesitas sebagai penyakit kronis yang membutuhkan penanganan serius dan berkelanjutan. Namun di Indonesia, obesitas masih sering dianggap hanya sebagai masalah pola hidup.

Baca Juga :
Hipertensi Sebabkan Berbagai Masalah Serius dari Stroke hingga Gagal Ginjal
Wegovy Berpotensi Turunkan Risiko Migrain hingga Depresi pada Perempuan Menopause

Salah satu solusi mengatasi obesitas adalah melakukan bedah bariatrik–metabolik. Bedah bariatrik-metabolik ini adalah prosedur pembedahan yang bertujuan membantu penurunan berat badan sekaligus memperbaiki gangguan metabolisme tubuh, seperti diabetes dan hipertensi. 

"Dibandingkan metode konservatif seperti diet, olahraga, dan obat-obatan, tindakan ini dinilai memberikan hasil jangka panjang yang lebih efektif pada kasus obesitas berat," kata dia di Jakarta belum lama ini. 

Dijelaskan Errawan, ada beberapa manfaat Utama dari pembedahan bariatric mulai dari penurunan berat badan yang signifikan dan bertahan lama,  perbaikan kualitas hidup pasien, penurunan risiko penyakit penyerta (co-morbid) hingga  
perbaikan kondisi diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi.

"Adapun pasien yang dapat menjadi kandidat operasi adalah individu dengan BMI di atas 35, atau BMI di atas 30 dengan penyakit penyerta berisiko tinggi terkait obesitas. Selain itu, pasien juga harus memiliki komitmen menjalani perubahan pola hidup sehat dan kontrol kesehatan jangka panjang," kata dia lebih lanjut.

Lebih lanjut, berbicara mengenai teknik bedah bariartik yang saat ini berkembang salah satu yang paling banyak dipilih adalah adalah Laparoscopic Sleeve Gastrectomy (LSG). Prosedur ini banyak dipilih karena prosedurnya relatif sederhana, angka komplikasi rendah, serta memberikan penurunan berat badan yang cepat dengan masa rawat inap yang lebih singkat.

"Selain tindakan operasi, keberhasilan terapi juga sangat dipengaruhi oleh kepatuhan pasien menjalani pola makan pasca operasi, konsumsi vitamin, olahraga rutin, dan perubahan gaya hidup sehat secara menyeluruh," kata dokter yang berpraktek di RS Premier Bintaro ini.

Baca Juga :
Tren Baru Pengobatan Diabetes dan Obesitas, dari Suntik Beralih ke Pil
Lawan Food Noise, Inovasi Medis Ini Bantu Penderita Obesitas Turunkan Berat Badan
Ahli Ungkap Obesitas Perlu Ditangani dengan Pendampingan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Raul Castro Dalam Bidikan Amerika Serikat, Siapa Dia?
• 7 jam laludetik.com
thumb
Golkar Sulsel Dinilai Solid Jelang Musda, 21 DPD II Telah Kompak Beri Dukungan
• 4 jam laluharianfajar
thumb
Blackout Sumut Terungkap, Bandara Kualanamu Tetap Normal Meski Listrik Padam Massal
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Kopi Luwak Indonesia Kian Bersinar di Pasar Global
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bidik Pasar Transportasi Premium, Teknologi Jerman Mulai Lirik Industri Bus Indonesia
• 15 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.