Pemkot Makassar Relokasi Ratusan Pedagang dari Jalan Veteran ke Terminal Malengkeri

harianfajar
8 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Langkah Pemerintah Kota Makassar menata kawasan Jalan Veteran Utara agar bebas dari pasar tumpah akhirnya membuahkan hasil. Penertiban aktivitas bongkar muat serta pedagang sayur mayur yang selama puluhan tahun menggunakan badan jalan dan trotoar di sekitar Pasar Kubis berlangsung lancar tanpa hambatan berarti, Minggu dini hari (24/5/2026).

Penataan yang dilakukan Pemkot Makassar bersama tim gabungan berjalan tertib, aman, dan humanis. Tidak ada kericuhan maupun gesekan antara petugas dan pedagang karena proses relokasi dilakukan melalui pendekatan komunikasi dan dialog persuasif.

Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arief, mengatakan relokasi dan penertiban berjalan baik berkat kesadaran para pedagang serta pendekatan humanis yang dilakukan pemerintah.

“Alhamdulillah penataan berjalan kondusif. Tidak ada gesekan karena semua dilakukan secara kolektif dengan mengedepankan komunikasi dan menjaga ketertiban serta keamanan warga,” ujar Ali Gauli Arief.

Selama ini aktivitas bongkar muat dan lapak pedagang yang memenuhi ruas Jalan Veteran Utara kerap menimbulkan kemacetan, mengganggu pengguna jalan, hingga membuat fungsi trotoar bagi pejalan kaki tidak optimal.

Kini kawasan tersebut mulai steril setelah para pedagang dan aktivitas bongkar muat dipindahkan ke lokasi yang lebih layak dan luas di Terminal Malengkeri, Kecamatan Tamalate.

Pemerintah Kota Makassar juga memberikan fasilitas tempat secara gratis agar para pedagang tetap dapat menjalankan aktivitas ekonominya dengan nyaman dan tertata.

Ali menjelaskan, sebanyak 308 pedagang bongkar muat atau mobil boks telah berpindah dan mulai berjualan di Terminal Malengkeri. Relokasi dilakukan atas kesadaran pedagang sehingga sepanjang Jalan Veteran Utara, khususnya di wilayah Kelurahan Gaddong dan Kelurahan Wajo Baru, mulai steril dari aktivitas bongkar muat di pinggir jalan.

“Selama ini aktivitas bongkar muat di badan jalan menjadi salah satu penyebab kemacetan dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya. Karena itu pemerintah menyiapkan lokasi relokasi yang lebih luas dan tertata agar aktivitas perdagangan tetap berjalan tanpa mengganggu fasilitas umum,” jelasnya.

Penataan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mengembalikan fungsi fasilitas umum dan fasilitas sosial, memperlancar arus lalu lintas, menjaga kebersihan lingkungan, serta menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib dan nyaman.

Pemerintah Kota Makassar bersama unsur TNI-Polri, Satpol PP, jajaran PD Pasar, kecamatan, kelurahan, Kesbangpol, serta tokoh masyarakat turut mengawal langsung proses penataan tersebut.

Ali berharap para pedagang tetap konsisten menempati lokasi relokasi di Terminal Malengkeri sehingga penataan Jalan Veteran dapat berjalan berkelanjutan.

“Dengan kesadaran pedagang untuk relokasi ke Terminal Malengkeri, fungsi jalan bisa kembali digunakan dengan nyaman dan aman oleh masyarakat,” tutupnya. (*/)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menghadapi Kesulitan Keuangan, Kementerian Kehakiman Tiongkok Mengumumkan Pemecatan 300.000 “Personel yang Tak Memenuhi Syarat”
• 6 jam laluerabaru.net
thumb
PLN: Listrik di Sumbar Pulih Total
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Belanja Rokok Disebut Picu Kemiskinan Rumah Tangga, Bahkan Didalilkan Ancam Kualitas SDM
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Dokter Pendidik Klinis Kini Bisa Jadi Dosen Tetap, Ini Aturan Baru Kemdiktisaintek
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Menjaga Muruah Seleksi Paskibraka: Transparansi, Keadilan, dan Semangat Persatuan
• 11 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.