Heboh Video Pocong, Ternyata Konten Dua Pelajar yang Lagi Iseng

harianfajar
6 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, LAMONGAN — Video penampakan diduga pocong di wilayah Kelurahan Tumenggungan, Kecamatan/Kabupaten Lamongan, sempat membuat warga resah setelah viral di media sosial.

Dalam video yang direkam pada Jumat dini hari (22/5) sekitar pukul 02.00 WIB itu, terlihat sosok berbalut kain putih berdiri di sebuah gang permukiman warga. Rekaman tersebut memicu isu mistis dan membuat sebagian warga takut beraktivitas pada malam hari.

Sejumlah warga mengaku baru mengetahui kejadian itu setelah videonya ramai beredar pada siang hari. Bahkan, salah satu warga menyebut lokasi dalam video berada tepat di depan rumahnya.

Menindaklanjuti keresahan masyarakat, jajaran Polres Lamongan bersama perangkat lingkungan setempat langsung melakukan penyelidikan.

Hasil penyelidikan mengungkap bahwa video tersebut hanyalah aksi iseng dua pelajar di bawah umur.

Kapolsek Lamongan Kota, Kompol M Fadelan, mengatakan kedua pelajar tersebut berinisial MAB dan MMA.

“MAB merupakan warga Kelurahan Tumenggungan yang berperan sebagai pembuat sekaligus perekam video, sedangkan MMA menjadi pemeran pocong dalam video viral tersebut,” ujar Fadelan, Minggu (24/5).

Menurut pengakuan keduanya, video itu sengaja dibuat untuk bercanda dan menakut-nakuti teman mereka. Properti yang digunakan hanya dua sarung putih.

Meski sempat membuat warga resah, polisi tidak menempuh jalur hukum karena keduanya masih berstatus anak di bawah umur.

“Karena kedua pelaku masih di bawah umur, kepolisian mengambil langkah pembinaan dan memberikan edukasi,” jelasnya.

Dalam proses pembinaan, polisi turut memanggil orang tua kedua pelajar, pengurus lingkungan, Ketua RT, serta warga sekitar.

Kedua pelajar tersebut juga mengakui kesalahannya dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya. Mereka diminta membuat surat pernyataan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas aksi yang sempat meresahkan masyarakat.

Polres Lamongan mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya maupun ikut menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Warga juga diminta lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak membuat konten yang dapat mengganggu keamanan serta ketertiban lingkungan.

Selain itu, masyarakat diharapkan kembali mengaktifkan pos kamling dan meningkatkan kepedulian antarwarga demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif. (jpnn/*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Galeri 24, UBS, Antam dan Antam Retro Hari Ini Makin Ambruk
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Terduga Pembunuh Pasutri Lansia di Raberas Sumbawa Ditangkap Polisi
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Empat Mahasiswa Indonesia Raih Penghargaan di EuroMUN 2026 Belanda
• 14 jam lalukatadata.co.id
thumb
LIMA Unifest padukan olahraga mahasiswa dan seni
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Riuh Sorak Bobotoh Sambut Dedi Mulyadi Rayakan Kemenangan: Persib Nu Aing, Eleh Nu Maneh
• 9 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.