Bisnis.com, JAKARTA - Bulan Dzulhijjah disunahkan puasa Tarwiyah dan puasa Arafah. Kedua puasa ini memiliki keutamaan besar serta menjadi kesempatan untuk meraih pahala berlimpah menjelang Iduladha.
Puasa Tarwiyah dan Arafah merupakan puasa sunnah yang dilaksanakan pada bulan Dzulhijjah, tepatnya menjelang Iduladha.
Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah.
Puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, sehari sebelum Iduladha.
Kedua puasa ini sangat dianjurkan bagi muslim yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Sementara bagi jemaah haji yang sedang menjalankan wukuf di Arafah, puasa Arafah tidak disunnahkan karena dikhawatirkan dapat melemahkan kondisi fisik saat menjalani rangkaian ibadah haji.
Puasa Tarwiyah sendiri berkaitan dengan persiapan jemaah haji menuju Arafah, sedangkan puasa Arafah dilaksanakan bertepatan dengan momentum wukuf di Padang Arafah yang menjadi salah satu rukun haji.
Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah
Baca Juga
- Doa Berbuka Puasa Tarwiyah dan Tuntunannya Sesuai Syariat
- Niat Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah, Mulai Besok 18 Mei 2026
- Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arawah untuk Hapus Dosa yang Lalu dan Akan Datang
Melaksanakan puasa sunnah di awal Dzulhijjah termasuk amalan yang dicintai Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Rasulullah SAW bersabda bahwa amal saleh pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah memiliki keutamaan yang sangat besar.
Puasa Tarwiyah dipercaya memiliki keutamaan sebagai penghapus dosa setahun yang lalu. Sementara puasa Arafah memiliki keutamaan lebih besar, yaitu menghapus dosa setahun yang telah berlalu dan setahun yang akan datang, sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Muslim.
Selain menjadi sarana meraih pahala, puasa sunnah ini juga dapat menjadi momentum untuk:
melatih kesabaran dan pengendalian diri,
meningkatkan kualitas ibadah,
memperbanyak dzikir dan doa,
memperkuat rasa syukur,
serta mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala menjelang Iduladha.
Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026
Berdasarkan kalender Hijriah 2026:
Puasa Tarwiyah jatuh pada Senin, 25 Mei 2026
Puasa Arafah jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026
Tanggal dapat menyesuaikan hasil sidang isbat pemerintah dan penetapan resmi awal Dzulhijjah.
Niat Puasa TarwiyahSebelum menjalankan puasa Tarwiyah, muslim dianjurkan membaca niat puasa sunnah.
Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta‘ala
“Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta‘ala.”
Niat Puasa ArafahNawaitu shauma ‘arafata sunnatan lillahi ta‘ala.
“Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta‘ala.”
Dalam puasa sunnah, niat masih diperbolehkan pada pagi atau siang hari selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar.
Tata Cara Puasa Tarwiyah dan Arafah
Pada dasarnya, tata cara puasa Tarwiyah dan Arafah sama seperti puasa sunnah lainnya. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:
Membaca Niat Puasa
Niat dapat dilakukan sejak malam hari hingga sebelum waktu zawal (masuk waktu Zuhur), selama belum makan atau minum.
Melaksanakan Sahur
Sahur menjadi sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW karena mengandung keberkahan. Selain membantu menjaga stamina tubuh, waktu sahur juga menjadi momen baik untuk memperbanyak doa dan istighfar.
Menahan Diri dari Hal yang Membatalkan Puasa
Tidak hanya menahan lapar dan haus, puasa juga menjadi latihan menjaga lisan, emosi, serta perilaku dari hal-hal yang dapat mengurangi pahala ibadah.
Memperbanyak Ibadah
Agar puasa semakin bermakna, isi hari dengan membaca Al-Qur’an, berdzikir, bersedekah, dan memperbanyak doa.
Menyegerakan Berbuka
Saat waktu Magrib tiba, dianjurkan untuk segera berbuka puasa dan membaca doa berbuka.





