Sugiono: Penahanan Relawan Gaza oleh Israel Langgar Hukum Internasional

republika.co.id
18 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah Indonesia kembali mengecam tindakan kekerasan dan penahanan terhadap relawan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 menuju Jalur Gaza oleh pasukan Israel pada 19 Mei 2026 yang dinilai melanggar hukum internasional. Menteri Luar Negeri, Sugiono, di Tangerang, Ahad (24/5/2026), mengatakan tindakan terhadap relawan dan aktivis kemanusiaan tersebut merupakan pelanggaran hukum internasional.

“Ini merupakan pelanggaran hukum internasional karena masyarakat sipil sedang menjalankan bantuan kemanusiaan ke Palestina,” katanya.

Baca Juga
  • Pertamina Patra Niaga Ajak Komunitas Otomotif Bijak Berenergi, Gunakan BBM dan Pelumas Berkualitas
  • PNM dan MES Dorong Pendampingan UMKM Syariah Lewat Program Mba Maya 2026
  • Pengurus Pusat MES Resmi Dilantik, Momentum Penting Bangun Kolaborasi Ekonomi Syariah

Ia menegaskan tindakan yang merendahkan martabat kemanusiaan itu tidak boleh terulang dan harus segera dihentikan.

Menurut Sugiono, misi yang dilakukan para relawan GSF merupakan kegiatan kemanusiaan untuk membantu warga Palestina di Gaza dan bukan tindakan yang melanggar hukum.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Ini adalah tindakan yang tidak boleh terulang kembali,” ujarnya.

Sugiono juga menyampaikan pemerintah Indonesia berhasil memulangkan sembilan warga negara Indonesia (WNI) peserta pelayaran GSF 2.0 yang sempat ditahan otoritas Israel.

Ia mengatakan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah negara sahabat, khususnya Pemerintah Turki.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang ikut dalam misi kemanusiaan ini,” katanya.

Sembilan WNI peserta pelayaran GSF 2.0 tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu sore, setelah menjalani proses pemulangan dari Israel.

Kementerian Luar Negeri bersama perwakilan RI melakukan evakuasi sebagai bentuk perlindungan terhadap warga negara Indonesia.

Para WNI tersebut diterbangkan menggunakan maskapai Emirates dari Istanbul menuju Dubai pada Sabtu (23/5) pukul 19.35 waktu setempat.

Selanjutnya, mereka melanjutkan penerbangan dari Dubai menuju Jakarta pada Ahad (24/5) pukul 04.10 dan tiba di Indonesia pukul 15.30 WIB.

Jurnalis Republika Thoudy Badai bersama kerabat berfoto saat keluar dari Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, Ahad (24/5/2026). Pemerintah bekerja sama dengan berbagai pihak berhasil memulangkan sembilan WNI yang sempat ditahan oleh militer Israel saat melakukan misi kemanusian Global Sumud Flotilla 2.0. - (Republika/Prayogi)

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : ANTARA
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Tegaskan Sanksi bagi Jemaah yang Pindah Tenda tanpa Izin | KOMPAS SIANG
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Mengganti Air Radiator Motor, Kapan Waktu yang Tepat?
• 17 jam lalumedcom.id
thumb
Wabah Campak Melanda Bangladesh, Lebih dari 500 Anak Tewas dalam Dua Bulan
• 4 jam laluerabaru.net
thumb
Pejabat The Fed Christopher Waller Serukan Sikap Hawkish, Sinyal Kenaikan Suku Bunga Menguat
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
BNPB: Tanggul Sungai Godo yang jebol perparah banjir di Pati
• 10 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.