Sebuah tangki bahan kimia di California Selatan, Amerika Serikat, yang berada tidak jauh dari Disneyland mengalami kebocoran uap akibat panas berlebih pada 21 Mei. Karena ada risiko ledakan dan penyebaran gas beracun ke wilayah padat penduduk, pihak berwenang pada 22 Mei memerintahkan evakuasi darurat terhadap sekitar 40 ribu warga.
EtIndonesia. Insiden kebocoran ini terjadi di pabrik plastik milik perusahaan dirgantara GKN Aerospace di Garden Grove, Orange County. Tangki tersebut berisi 7.000 galon (sekitar 26 ribu liter) methyl methacrylate (MMA), yaitu cairan yang mudah menguap dan mudah terbakar yang umum digunakan dalam pembuatan plastik.
Menurut laporan Associated Press, Garden Grove terletak sekitar 61 kilometer di selatan pusat kota Los Angeles. Wilayah tersebut memiliki komunitas keturunan Vietnam yang besar dan aktif, serta berjarak kurang dari 1,6 kilometer dari dua taman hiburan utama Disneyland. Hingga 22 Mei, Disneyland belum menerima perintah evakuasi.
AFP melaporkan bahwa petugas pemadam kebakaran setempat memperingatkan situasi sangat kritis. Komandan penanganan bencana, Craig Covey, mengatakan:
“Saat ini hanya ada dua kemungkinan. Pertama, tangki pecah dan sekitar 6.000 hingga 7.000 galon bahan kimia berbahaya mengalir ke area parkir setempat. Kedua, tangki mengalami ledakan akibat panas tak terkendali dan memicu ledakan pada tangki bahan bakar atau bahan kimia lain di sekitarnya.”
Rekaman udara dari stasiun televisi lokal menunjukkan petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke tangki berkapasitas total 34 ribu galon tersebut.
“Kami sedang mengatur proses evakuasi untuk menghadapi dua kemungkinan ini: kebocoran besar atau ledakan. Kami meminta masyarakat bekerja sama dalam proses pengungsian.”
Kepala Kepolisian Garden Grove, Amir El-Farra, menyatakan sekitar 40 ribu orang diminta mengungsi, tetapi masih ada ribuan warga yang enggan meninggalkan rumah mereka.
Pejabat kesehatan Orange County juga mengimbau warga agar segera melapor kepada pihak berwenang jika mencium “bau buah yang sangat menyengat”.
“Mencium bau itu tidak berarti konsentrasi gas cukup tinggi untuk menimbulkan gejala, tetapi kami tidak ingin ada siapa pun yang mencium bau tersebut. Jadi jika Anda mencium aromanya, segera beri tahu kami.”
Menurut situs resmi Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA), MMA dapat mengiritasi kulit, mata, dan selaput lendir tubuh manusia.
“Paparan jangka pendek maupun jangka panjang melalui inhalasi diketahui dapat menyebabkan gangguan saluran pernapasan. Ada juga laporan bahwa paparan akut (paparan dosis tinggi dalam waktu singkat) dapat menyebabkan gejala pada sistem saraf.”
Sumber : NTDTV.com





