MALANG, KOMPAS.TV - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup sementara seluruh aktivitas wisata di kawasan Gunung Bromo selama pelaksanaan ritual Yadnya Kasada 2026.
Penutupan dilakukan mulai 30 Mei 2026 pukul 00.00 WIB hingga 2 Juni 2026 pukul 23.59 WIB untuk mendukung kelancaran prosesi adat masyarakat Tengger.
Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, kebijakan tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap pelaksanaan ritual keagamaan Yadnya Kasada yang digelar setiap tahun di kawasan Gunung Bromo.
Baca Juga: KAI Perpanjang Peron dan Kanopi Baru di Stasiun Bogor, Siap Layani KRL 12 Gerbong Juli 2026
“Penutupan kawasan Bromo berlaku sejak 30 Mei 2026 pukul 00.00 WIB hingga 2 Juni 2026 pukul 23.59 WIB dalam rangka ritual Kasada,” kata Rudijanta di Malang, Jawa Timur, Minggu (24/5/2026).
Selama masa penutupan berlangsung, kawasan Gunung Bromo hanya dapat diakses oleh masyarakat Tengger dan pihak yang terlibat dalam pelaksanaan ritual.
Selain digunakan untuk prosesi adat, penutupan pada 2 Juni juga dimanfaatkan untuk kegiatan pembersihan kawasan setelah rangkaian Yadnya Kasada selesai digelar.
Baca Juga: Jusuf Hamka Jadi “Amirul Hajj” Hingga Wisata Religi Jemaah Haji Khusus Patuna
“Kawasan hanya akan terbuka bagi petugas dan masyarakat yang memiliki kepentingan mengikuti kegiatan bersih-bersih kawasan,” ujarnya seperti dikutip dari Antara.
TNBTS memastikan kawasan wisata Gunung Bromo kembali dibuka untuk umum mulai Rabu, 3 Juni 2026 pukul 01.00 WIB.
Penulis : Dina Karina Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Antara
- gunung bromo
- taman nasional bromo tengger semeru
- ritual adat yadnya kasada
- wisata bromo tutup





