JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya (GRIB Jaya) Hercules atau Rosario de Marshall mengungkap alasan anggotanya sempat mendatangi rumah penulis Ahmad Bahar di Depok, Jawa Barat, Minggu (17/5/2026).
"Saya perlu tegaskan bahwa yang memulai semua ini adalah saudara Ahmad Bahar. Ia meneror istri saya melalui pesan WhatsApp di ponsel istri saya," ucap Hercules saat konferensi pers di Markas GRIB Jaya, di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (24/5/2026).
Hercules mengaku telah menyimpan seluruh bukti percakapan antara istrinya dengan nomor WhatsApp yang diduga milik putri Ahmad Bahar, Ilma Sanu Fitriana (33).
Baca juga: Ketum GRIB Hercules Bantah Sekap Putri Ahmad Bahar dan Todongkan Pistol: Itu Fitnah!
Menurut dia, nomor tersebut juga mengirimkan video berisi wajah Ahmad Bahar yang tengah berada di Stasiun Pegaden, Jawa Barat, sambil mencari-carinya.
"Ia mencari-cari saya, mengancam akan mendatangi rumah saya, dan mengirim pesan kepada istri saya dengan kata-kata kasar seperti 'Mana suami kamu? Suami kamu itu anj*ng negara'," kata Hercules membacakan isi pesan WhatsApp tersebut.
Baca juga: Putri Penulis Ahmad Bahar Datangi Komnas HAM, Ngaku Diperlakukan GRIB Tak Manusiawi
Ketua GRIB Jaya itu mengatakan, istrinya kaget dan trauma setelah menerima pesan bernada ancaman tersebut.
Tak hanya itu, melalui pesan WhatsApp yang sama, Ahmad Bahar juga diduga menantang Hercules dan anggota GRIB untuk datang ke rumahnya di Depok.
"Istri saya menjawab, 'Siap, kalau begitu Pak, tolong kirimkan alamatnya.' Ia kemudian mengirimkan alamat rumahnya," tutur Hercules.
Karena tantangan itulah, belasan anggota GRIB mendatangi kediaman Ahmad Bahar untuk meminta klarifikasi.
Namun, saat tiba di lokasi, Ahmad Bahar tidak berada di rumah. Anggota GRIB kemudian membawa putri Ahmad Bahar ke markas mereka di Jakarta Barat untuk bertemu Hercules.
Saat itu, Hercules masih dalam perjalanan dari Indramayu menuju Jakarta.
Di markas GRIB Jaya, kata Hercules, ia hanya meminta Ilma mengklarifikasi apakah nomor WhatsApp yang meneror istrinya memang miliknya atau bukan.
Ia juga membantah telah melakukan intimidasi, menodongkan pistol, maupun meminta putri Ahmad Bahar melepas hijab.
Hercules mengatakan, selama berada di markas GRIB Jaya, Ilma ditemani Ketua RW dari lingkungan tempat tinggalnya dan anggota perempuan GRIB Jaya.
Bahkan, ketika mendapat kabar Ahmad Bahar sudah berada di Polres Metro Depok, Hercules langsung membawa Ilma untuk bertemu ayahnya.





