Pantau - Sekolah Indonesia Kuala Lumpur atau SIKL menggelar upacara wisuda bagi siswa lulusan SIKL dan Program Pendidikan Non-Formal atau PNF di Aula Hassanuddin KBRI Kuala Lumpur, Malaysia.
Wisuda dilaksanakan selama dua hari, yakni Sabtu, 23 Mei 2026 untuk lulusan SIKL dan Minggu, 24 Mei 2026 untuk lulusan PNF.
Acara tersebut dihadiri Duta Besar RI untuk Malaysia Raden Dato’ Mohammad Iman Hascarya Kusumo, Wakil Dubes Danang Waskito, Atase Pendidikan Ahmad Romadhoni Surya Putra, diplomat Indonesia di Malaysia, Dharma Wanita Persatuan KBRI Kuala Lumpur, Komite Sekolah, guru SIKL, pengelola Sanggar Bimbingan, serta orang tua dan wali siswa.
Dubes RI untuk Malaysia Dato’ Iman menyampaikan rasa bangganya kepada para wisudawan dari Sekolah Indonesia Kuala Lumpur dan PKBM KBRI Kuala Lumpur yang mayoritas merupakan anak pekerja migran Indonesia.
“KBRI Kuala Lumpur melalui Atase Pendidikan akan terus memberikan perhatian maksimal terhadap pendidikan anak-anak Indonesia di Malaysia,” ungkap Dato’ Iman.
Total Lulusan Tahun 2026 Capai 410 SiswaTotal lulusan tahun 2026 mencapai 410 siswa.
Sebanyak 170 siswa merupakan lulusan SIKL.
Sementara itu, 240 siswa lainnya merupakan lulusan Program Pendidikan Non-Formal.
Lulusan SIKL terdiri atas 26 siswa jenjang TK, 34 siswa jenjang SD, 68 siswa jenjang SMP, dan 42 siswa jenjang SMA.
Adapun lulusan PNF terdiri atas 14 siswa Paket A PKBM PJJ, 43 siswa Paket B PKBM PJJ, dan 7 siswa Paket C PKBM.
Selain itu, lulusan Sanggar Bimbingan di seluruh Semenanjung Malaysia mencapai 175 siswa.
Sejumlah Siswa Lolos Perguruan Tinggi dan BeasiswaDalam acara wisuda tersebut juga diumumkan siswa lulusan terbaik dari SIKL dan PNF untuk setiap jenjang pendidikan.
Selain itu, diumumkan pula para siswa yang berhasil lolos ke perguruan tinggi di Indonesia.
Beberapa siswa anak pekerja migran Indonesia juga berhasil lolos seleksi beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah atau ADEM Repatriasi.
Acara wisuda turut dimeriahkan dengan berbagai penampilan dari siswa SIKL dan Sanggar Bimbingan.




