FAJAR, MAROS,- Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mewujudkan ketahanan pangan.Legislator Golkar itu menyampaikan hal tersebut melalui forum Seminar Ketahanan Pangan Nasional yang digelar DPD AMPI Kabupaten Maros.
Agenda ini sengaja dikonstruk untuk melahirkan kesadaran masyarakat dalam mensukseskan program pemerintah pusat tersebut.Nurdin menekankan, pangan bukan sekadar komoditas, namun senjata, alat diplomasi, dan merupakan salah satu instrumen pertahanan serta alat pemersatu bangsa.
Kata dia, sudah saatnya merubah paradigma bahwa masyarakat bukan lagi konsumen pasif di ujung rantai distribusi, melainkan produsen mandiri.”Sudah saatnya mengaktifkan kembali halaman sebagai sumber pangan. Konsep lumbung pangan di setiap rumah masing-masing, harus menjadi gaya hidup bagi generasi muda dan Generasi Z,” ujarnya.
Melihat pentingnya kesadaran tersebut, AMPI mengangkat isu pentingnya peran masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional sebagai tema dalam kegiatan ini.Sementara Regional Head PTPN I Regional VIII, Misran menyampaikan, ketahanan pangan menjadi isu strategis nasional yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, sektor perkebunan dan pertanian memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pangan nasional di tengah tantangan global.“Kemandirian pangan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak, termasuk masyarakat dan generasi muda,” jelasnya.
Kemudian Wakil Bupati Maros, A. Muetazim Mansyur menegaskan, komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penguatan sektor pangan melalui pemberdayaan petani, pengembangan potensi lokal, dan pembangunan kolaboratif.
“Kami selaku pemerintah daerah tentu mendukung penuh penguatan di sektor pangan. Tentu ada banyak hal yang bisa kami lakukan, termasuk memberdayakan petani kita, pengembangan potensi pangan lokal, juga pembangunan infrastruktur secara kolaboratif,” tegasnya. (wid)





