Banjir sempat menggenangi Jalan Mohammad Kahfi I, tepatnya di depan Toko Raja Susu, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan dan sekitarnya, Minggu (24/5). Meski sempat mengganggu lalu lintas dan menyebabkan sejumlah kendaraan mogok, genangan dilaporkan sudah surut total sekitar pukul 18.00 WIB.
Berdasarkan keterangan warga, banjir mulai terjadi sekitar pukul 14.30 WIB setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut pada siang hari.
“Banjir kira-kira tadi jam 14.30-an. Mulai surut paling jam 15.30 atau jam 16.00, paling sejam sudah surut,” kata Kumis (60), juru parkir di lokasi, saat ditemui Kumparan.
Ia mengatakan ketinggian air sempat mencapai selutut orang dewasa. Kondisi itu membuat sejumlah sepeda motor yang melintas mengalami mogok karena air masuk ke knalpot.
“Motor yang lewat banyak yang mogok. Sedengkul tadi airnya di sini. Sudah masuk knalpot kali, mogok,” ujarnya.
Menurut Pak Kumis, genangan di titik tersebut tergolong kerap terjadi ketika hujan deras turun lebih dari satu jam. Namun, air biasanya cepat surut.
“Ya sering, kalau hujannya memang agak lama, di atas sejam, kalau gede ya pasti banjir. Tapi cepat surut juga,” katanya.
Warga lain, Luki Baskoro (22), menilai banjir kali ini lebih tinggi dibanding biasanya. Ia menduga banjir tidak hanya disebabkan hujan deras, tetapi juga persoalan drainase dan berkurangnya area resapan air.
Menurut dia, pembangunan di sekitar kawasan turut memperburuk kondisi lingkungan.
“Salurannya ketutup. Enggak ada pohon, jadinya enggak ada daerah resapan. Semuanya sudah dibikin jadi rumah, ya akhirnya banjir,” ujarnya.
Luki berharap pemerintah segera melakukan pembenahan agar genangan tidak kembali terulang, terutama dengan memperbaiki saluran air dan menambah ruang resapan.
“Harapannya tentu setiap problem harus ada solusinya. Salurannya mungkin bisa dibenahi, dilebarin, atau dikasih daerah resapan, ditanamin pohon sepanjang jalan,” tuturnya.
Sementara itu, Soerang warga yang akrab disapa Pak Kumis mengatakan petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air bersama pihak kecamatan telah meninjau lokasi pada Minggu sore. Menurutnya, petugas berencana membawa alat untuk melakukan penanganan lanjutan.
“Tadi sudah ada yang mengontrol dari SDA. Besok katanya mau bawa alat,” katanya.
Hingga pukul 20.25 WIB, hujan dengan intensitas sedang masih mengguyur kawasan Ciganjur dan sekitarnya. Warga pun mewaspadai kemungkinan banjir kembali terjadi apabila hujan berlangsung lebih lama.





