Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan petir di sejumlah wilayah Provinsi Kalimantan Timur pada Minggu malam.
Prakirawan BMKG Kalimantan Timur dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu, melaporkan bahwa kondisi cuaca tersebut diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 23.15 WITA di beberapa wilayah kabupaten.
Wilayah yang berpotensi terdampak hujan sedang hingga lebat meliputi Kabupaten Kutai Kartanegara, terutama Kecamatan Kembang Janggut dan Muara Kaman.
Selain itu, kondisi serupa juga berpotensi terjadi di Kabupaten Berau meliputi Kecamatan Kelay dan Segah, Kabupaten Kutai Barat seperti Melak, Barong Tongkok, Damai, Muara Lawa, Linggang Bigung, Mook Manaar Bulatn, dan Tering.
BMKG juga mencatat potensi hujan terjadi di Kabupaten Kutai Timur yang mencakup Kecamatan Muara Ancalong, Muara Wahau, dan Kongbeng, serta Kabupaten Penajam Paser Utara di Kecamatan Penajam dan Waru.
Kondisi cuaca tersebut diperkirakan dapat meluas ke sejumlah wilayah lain di Kalimantan Timur, di antaranya Kabupaten Paser, Kutai Kartanegara, Berau, Kutai Barat, Kutai Timur, Penajam Paser Utara, dan Kabupaten Mahakam Ulu.
Potensi hujan juga diperkirakan dapat meluas ke sejumlah wilayah di Kota Balikpapan, meliputi Kecamatan Balikpapan Barat, Balikpapan Utara, Balikpapan Tengah, dan Balikpapan Kota.
BMKG memperkirakan kondisi cuaca tersebut masih dapat berlangsung hingga Senin dini hari sekitar pukul 01.20 WITA.
Masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan dampak cuaca ekstrem seperti genangan, pohon tumbang, gangguan transportasi, serta sambaran petir saat beraktivitas di luar ruangan.
Baca juga: BNPB: Sejumlah wilayah Indonesia berpotensi hujan lebat disertai petir
Baca juga: BMKG: Waspada hujan lebat di Jateng selatan hingga akhir Mei
Baca juga: BMKG: Sirkulasi siklonik picu potensi hujan lebat sejumlah wilayah RI
Prakirawan BMKG Kalimantan Timur dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu, melaporkan bahwa kondisi cuaca tersebut diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 23.15 WITA di beberapa wilayah kabupaten.
Wilayah yang berpotensi terdampak hujan sedang hingga lebat meliputi Kabupaten Kutai Kartanegara, terutama Kecamatan Kembang Janggut dan Muara Kaman.
Selain itu, kondisi serupa juga berpotensi terjadi di Kabupaten Berau meliputi Kecamatan Kelay dan Segah, Kabupaten Kutai Barat seperti Melak, Barong Tongkok, Damai, Muara Lawa, Linggang Bigung, Mook Manaar Bulatn, dan Tering.
BMKG juga mencatat potensi hujan terjadi di Kabupaten Kutai Timur yang mencakup Kecamatan Muara Ancalong, Muara Wahau, dan Kongbeng, serta Kabupaten Penajam Paser Utara di Kecamatan Penajam dan Waru.
Kondisi cuaca tersebut diperkirakan dapat meluas ke sejumlah wilayah lain di Kalimantan Timur, di antaranya Kabupaten Paser, Kutai Kartanegara, Berau, Kutai Barat, Kutai Timur, Penajam Paser Utara, dan Kabupaten Mahakam Ulu.
Potensi hujan juga diperkirakan dapat meluas ke sejumlah wilayah di Kota Balikpapan, meliputi Kecamatan Balikpapan Barat, Balikpapan Utara, Balikpapan Tengah, dan Balikpapan Kota.
BMKG memperkirakan kondisi cuaca tersebut masih dapat berlangsung hingga Senin dini hari sekitar pukul 01.20 WITA.
Masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan dampak cuaca ekstrem seperti genangan, pohon tumbang, gangguan transportasi, serta sambaran petir saat beraktivitas di luar ruangan.
Baca juga: BNPB: Sejumlah wilayah Indonesia berpotensi hujan lebat disertai petir
Baca juga: BMKG: Waspada hujan lebat di Jateng selatan hingga akhir Mei
Baca juga: BMKG: Sirkulasi siklonik picu potensi hujan lebat sejumlah wilayah RI





