Nenek 102 Tahun Ini Bisa Jalan Lagi 2 Hari Usai Operasi, Kisahnya Bikin Haru

tabloidbintang.com
5 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Usia senja tak selalu menjadi penghalang untuk tetap aktif dan mandiri. Kisah seorang nenek berusia 102 tahun yang kembali bisa berdiri dan berjalan hanya dua hari setelah operasi pinggul di Malaysia kini mencuri perhatian publik.

Wanita yang akrab disapa “Popo” itu menjalani operasi di Sunway Medical Centre setelah mengalami cedera serius akibat terjatuh. Di usianya yang telah melewati satu abad, Popo diketahui masih menjalani aktivitas sehari-hari secara mandiri dan bahkan ikut membantu usaha keluarga.

Namun sebuah insiden jatuh membuatnya harus segera dilarikan ke unit gawat darurat rumah sakit. Tim dokter mendiagnosis Popo mengalami neck of femur fracture atau patah tulang pada area leher femur di pinggul, cedera yang cukup sering terjadi pada lansia akibat tulang yang mulai rapuh.

Kasus Popo kemudian ditangani melalui layanan Fracture Liaison Service (FLS), sistem perawatan multidisiplin khusus pasien patah tulang lansia yang dimiliki Sunway Medical Centre.

Penanganan dipimpin dokter spesialis ortopedi, Dr Jeffrey Jaya Raj bersama tim dokter geriatri, anestesi, hingga rehabilitasi medis. 

Menurut Dr Jeffrey, tindakan cepat menjadi faktor penting agar pasien tetap memiliki kualitas hidup yang baik.

“Intervensi dini adalah kuncinya. Jika operasi ditunda, pasien mungkin tidak akan bisa berjalan lagi, dan itu dapat memicu berbagai komplikasi lainnya,” ujar Dr Jeffrey melalui keterangan resmi yang diterima tabloidbintang.com.

Kembali Berdiri dalam 48 Jam

Kurang dari 24 jam setelah menjalani perawatan, Popo langsung menjalani prosedur bipolar hemiarthroplasty, yakni operasi penggantian sebagian sendi pinggul yang dirancang untuk mengurangi tekanan fisik pada pasien lansia.

Operasi dilakukan menggunakan anestesi regional dan spinal tanpa anestesi total demi meminimalkan risiko komplikasi. Prosedur tersebut berlangsung sekitar satu jam dan membuahkan hasil di luar dugaan.

Keesokan harinya, Popo sudah bisa berdiri dan mulai melangkah dengan bantuan tim rehabilitasi medis.

“Kalau saya masih bisa berjalan, saya ingin melakukannya,” ujar Popo kepada keluarganya.

Di usia 102 tahun, Popo disebut menjadi pasien tertua yang pernah menjalani operasi di Sunway Medical Centre dan diyakini sebagai salah satu pasien operasi pinggul tertua di Asia Tenggara.

Tim dokter menegaskan, keberhasilan pemulihan Popo bukan hanya berkat tindakan medis modern, tetapi juga dukungan keluarga yang terus mendampingi selama masa pemulihan. 

Anak, cucu hingga cicitnya disebut selalu memberikan semangat agar Popo kembali aktif.

“Setiap langkah sangat penting,” tutup Dr Jeffrey.

Ya, dengan penanganan medis yang tepat, teknologi modern, dan dukungan keluarga, lansia tetap memiliki peluang besar untuk kembali aktif menjalani hidup.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gagalkan Tawuran di Jakpus, Polisi Sita Dua Sajam
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Heboh Mobil Patroli Seruduk Warga di Sumba Timur, Sopirnya Ternyata Seorang Kapolsek
• 4 menit laluviva.co.id
thumb
Persijap Jepara Bangga Imbangi Persib Bandung, Ada Kontribusi Kiper Pinjaman dari PSM Makassar
• 17 jam laluharianfajar
thumb
Kabar Gembira untuk John Herdman, Tristan Gooijer Beri Sinyal soal Naturalisasi Timnas Indonesia
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
• 1 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.