Jakarta: Bulan Zulhijah merupakan bulan ke-12 atau bulan terakhir dalam kalender Hijriah. Bulan ini termasuk dalam salah satu dari empat Asyhurul Hurum (bulan yang disucikan), di mana umat Islam dilarang keras berbuat zalim dan sangat dianjurkan untuk meningkatkan amal ibadah.
Salah satu keistimewaan bulan Zulhijah adalah menjadi waktu pelaksanaan Ibadah Haji. Terdapat Hari Tarwiyah pada 8 Zulhijah yang di dalamnya terdapat amalan puasa sunah.
Lantas, kapan 8 Zulhijah dan amalan apa saja yang dapat dilakukan? Berikut penjelasannya!
Baca Juga :
Kapan Puasa Asyura 2026? Simak Jadwal dan KeutamaannyaPada hari tersebut umat Muslim yang tidak melaksanakan ibadah haji sangat dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh seperti berzikir, membaca Al-Quran, bersedekah dan membaca tahlil.
8 Zulhijah juga dikenal sebagai Hari Tarwiyah yang memiliki banyak keistimewaan, sebab menjadi gerbang pintu pembuka seluruh rangkaian inti ibadah haji dan bagian dari 10 hari pertama bulan Zulhijah.
Pada hari tersebut, sangat dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunah Tarwiyah yang di dalamnya memiliki banyak keutamaan mulai dari penghapusan dosa hingga dilipatgandakan pahala ibadah. Niat Puasa Tarwiyah (8 Zulhijah) Melansir laman NU Online, hukum melaksanakan puasa Tarwiyah adalah sunnah muakkadah atau sangat dianjurkan. Pelaksanaannya tidak jauh berbeda dengan puasa sunah lainnya, yaitu niat pada malam hari dan berpuasa dari fajar hingga matahari terbenam. Berikut bacaan niatnya:
Lafal Niat: “Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala”.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta’ala”. Keutamaan Puasa Tarwiyah Masih mengutip dari sumber yang sama, terdapat sejumlah keutamaan bagi umat Muslim yang melaksanakan puasa sunah Tarwiyah, di antaranya: 1. Dilipatgandakan pahala ibadah Sebagai salah satu bulan yang dimuliakan (asyhur al-hurum), bulan Zulhijah memiliki keutamaan dibandingkan bulan lainnya. Pada sepuluh hari pertama Zulhijah pahala akan dilipatgandakan, sehingga bagi orang yang menjalankan puasa Tarwiyah di 8 Zulhijah akan memperoleh pahala yang besar. 2. Penghapusan dosa Keutamaan puasa Tarwiyah adalah dapat menghapus dosa selama satu tahun. Dalam sebuah hadis disebutkan, “Puasa hari Tarwiyah dapat menghapus dosa setahun. Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa dua tahun,” (HR Abus Syekh Al-Ishfahani dan Ibnun Najar). 3. Dikabulkannya doa terbaik Keutamaan lain dari momen ini adalah kemustajaban doa. Saat berpuasa di hari Tarwiyah, lisan dan hati yang terjaga membuat doa yang dipanjatkan lebih dikabulkan sehingga menjadi momen yang tepat untuk memohon ampunan kepada Allah, keberkahan, keselamatan serta perlindungan bagi diri sendiri dan orang lain.
Itu dia informasi seputar kapan 8 Zulhijah dan amalan puasa sunah yang dapat dijalankan. Dengan meningkatkan ibadah di awal Zulhijah, diharapkan dapat semakin mendekatkan diri kepada Allah Swt..
(Surya Mahmuda)




