TABLOIDBINTANG.COM - Penyanyi belia Alala Zahra semakin mantap menapaki industri musik Indonesia.
Di usia yang baru 13 tahun, Alala kini tengah mempersiapkan official music video untuk single debutnya, “Bundaku Tersayang”, yang sebelumnya mendapat sambutan hangat dari pendengar musik Tanah Air.
Tak sekadar tampil bernyanyi, Alala juga terlibat langsung dalam pengembangan konsep kreatif video musik tersebut.
Bersama tim, ia mengeksplorasi berbagai pendekatan visual agar pesan emosional dalam lagu bisa tersampaikan lebih kuat kepada penonton.
“Aku senang sekali karena ‘Bundaku Tersayang’ mendapatkan banyak respons yang hangat. Sekarang aku lagi excited banget menyiapkan official music video-nya," ujar Alala Zahra.
"Aku ingin video ini bukan cuma indah secara visual, tapi juga bisa bikin orang benar-benar merasakan pesan cinta untuk bunda seperti yang aku rasakan saat menyanyikan lagu ini,” lanjutnya.
Tak hanya fokus pada konsep cerita, tim Alala juga mulai menyiapkan image styling untuk kebutuhan visual video musik.
Sejumlah kolaborasi dengan fashion designer dan boutique Indonesia tengah dijajaki, termasuk bersama Lina Kartika yang sebelumnya mendukung fase promosi debut Alala.
Siapkan Promo Nasional Saat Libur Sekolah
Selain penggarapan video musik, Alala juga mulai menyusun agenda promosi nasional memanfaatkan momentum libur sekolah. Rencananya, ia akan melakukan radio visit di sejumlah kota di Pulau Jawa hingga media visit ke berbagai platform digital nasional di Jakarta.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi memperluas jangkauan lagu “Bundaku Tersayang” sekaligus memperkenalkan sosok Alala sebagai pendatang baru di industri musik Indonesia.
Di sela aktivitas sekolah dan latihan, Alala ternyata juga mulai aktif menulis karya-karya baru. Ia rutin merekam voice memo, menulis ide lirik, hingga mengeksplorasi melodi di home studio production bersama music producer Edward Faisal.
“Yang menarik dari Alala adalah kedisiplinan dan rasa ingin tahunya dalam bermusik. Untuk usia 13 tahun, dia punya sensitivitas yang bagus terhadap melodi, lirik, dan storytelling,” kata Edward Faisal.
Menurut Edward, perjalanan musikal Alala masih panjang dan akan dibangun secara bertahap agar memiliki identitas artistik yang kuat.
Dukungan keluarga pun menjadi fondasi penting dalam perjalanan karier Alala. Sang ayah sekaligus executive producer Chakiiyama Production, Okii Syarif, menegaskan bahwa keluarga tetap memprioritaskan tumbuh kembang Alala sebagai remaja.
“Bagi kami sebagai orang tua, yang paling utama adalah memastikan Alala tetap bertumbuh sebagai anak yang sehat, bahagia, berpendidikan, dan memiliki nilai-nilai yang baik,” ujar Okii Syarif.




