Minat perempuan muda terhadap dunia teknologi semakin terlihat seiring terbukanya akses informasi dan ruang diskusi mengenai karier di industri digital. Melihat tren tersebut, Grab Indonesia menghadirkan STEM Talks di Dia.Lo.Gue, Jakarta, pada 8 Mei 2026 untuk mendorong generasi muda perempuan mengeksplorasi peluang di bidang STEM.
Mengusung tema “Cracking the STEM World: From First Steps to Finding Your Place”, kegiatan ini menghadirkan Sabrina Anggraini, kreator konten, wirausaha, sekaligus alumni MIT, bersama Gabriella Kawilarang selaku Principal Product Manager Grab Indonesia.
Keduanya berbagi pengalaman mengenai tantangan, peluang, hingga prospek karier di bidang Sains, Teknologi, Rekayasa (Engineering), dan Matematika (STEM) kepada 75 mahasiswi dan mahasiswa.
Beauty, meningkatnya perhatian perempuan terhadap bidang teknologi muncul di tengah tantangan ketimpangan kesempatan kerja yang masih terjadi. Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) bertajuk Perempuan dan Laki-laki di Indonesia 2024, hanya 52,86% perempuan usia kerja yang bekerja, sementara angka partisipasi kerja laki-laki mencapai 79,85%.
Kesenjangan tersebut juga tampak pada lulusan perguruan tinggi. Tingkat pengangguran perempuan berpendidikan tinggi tercatat mencapai 18,66%, sedangkan laki-laki berada di angka 8,16%. Data tersebut menunjukkan bahwa perempuan masih menghadapi tantangan dalam memperoleh kesempatan kerja yang setara.
Director of Digital & Sustainability Grab Indonesia, Rivana Mezaya, mengatakan bahwa perempuan memiliki peluang yang sama untuk berkembang di industri teknologi, termasuk dalam menciptakan dampak melalui inovasi.
“Kami percaya teknologi tidak hanya dibangun melalui kemampuan teknis semata, tetapi juga melalui empati, problem solving, dan keberanian untuk menciptakan dampak nyata. Melalui STEM Talks, kami ingin lebih banyak perempuan muda melihat bahwa mereka memiliki ruang dan kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkarya di bidang teknologi. Kami berharap kehadiran para Women Tech Leaders di Grab dapat menjadi role model sekaligus membuka wawasan baru bagi generasi muda perempuan,” ujar Rivana Mezaya.
Selain sesi talkshow, peserta juga mengikuti sesi “Ask Me Anything” dalam format focus group discussion (FGD) bersama para pemimpin perempuan Grab di bidang teknologi. Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh kesempatan berdiskusi langsung mengenai tantangan perempuan di dunia STEM, lingkungan kerja industri teknologi, hingga peluang pengembangan karier di berbagai bidang seperti product management dan software engineering.
Gabriella Kawilarang turut membagikan pengalamannya dalam menghadapi tantangan sebagai perempuan di industri teknologi. Sesi tersebut juga menjadi ruang bagi peserta untuk mengenal lebih dekat dinamika kerja di sektor digital.
STEM Talks merupakan bagian dari rangkaian inisiatif “Jejak Aksi Kartini Masa Kini” yang dijalankan Grab untuk menghadirkan ruang belajar, jejaring, dan inspirasi bagi perempuan muda agar semakin berani mengambil peran strategis di industri teknologi.





