VIVA – Timnas Uruguay kembali memastikan diri tampil di Piala Dunia 2026 setelah sukses lolos langsung dari babak kualifikasi zona CONMEBOL. La Celeste finis di posisi keempat klasemen dengan koleksi 28 poin dan akan menjalani partisipasi ke-15 mereka di ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.
Piala Dunia 2026 menjadi momen penting bagi Uruguay karena mereka memasuki era baru usai berakhirnya generasi emas yang sebelumnya diperkuat Luis Suarez dan Edinson Cavani. Kini, Uruguay mengandalkan gelandang Real Madrid Federico Valverde sebagai pemimpin generasi baru di bawah arahan pelatih Marcelo Bielsa.
Uruguay tampil cukup impresif sepanjang babak kualifikasi. Mereka sempat mencuri perhatian saat mengalahkan Brasil di Montevideo serta menundukkan juara bertahan Argentina di Buenos Aires pada akhir 2023. Meski sempat mengalami penurunan performa, La Celeste mampu bangkit dan mengamankan tiket langsung menuju Piala Dunia 2026.
- Instagram @fifaworldcup
Pelatih Marcelo Bielsa menjadi salah satu sosok sentral dalam perubahan Uruguay. Pelatih asal Argentina itu dikenal sebagai salah satu tokoh berpengaruh dalam sepak bola modern dengan filosofi permainan menyerang dan intensitas tinggi yang kerap disebut “Bielsa-ball”.
Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen ketiga Bielsa sebagai pelatih kepala di ajang tersebut. Sebelumnya, ia pernah membawa Argentina tampil di Piala Dunia 2002 dan membawa Chile mencapai babak 16 besar pada edisi 2010 di Afrika Selatan.
Bersama Uruguay, Bielsa mencoba membangun kembali kekuatan La Celeste dengan kombinasi pemain muda dan filosofi permainan agresif.
Pada fase grup Piala Dunia 2026, Uruguay tergabung bersama Spanyol, Arab Saudi, dan Tanjung Verde.
Mereka dijadwalkan menghadapi Arab Saudi pada 15 Juni di Miami Stadium sebelum melawan Tanjung Verde pada 21 Juni dan Spanyol pada 26 Juni di Estadio Guadalajara.
Secara historis, Uruguay merupakan salah satu negara tersukses di Piala Dunia. Mereka menjadi juara pada edisi pertama tahun 1930 saat menjadi tuan rumah, lalu kembali meraih trofi pada 1950 lewat kemenangan legendaris atas Brasil di Stadion Maracana yang dikenal sebagai “Maracanazo”.
- AP Photo/Nell Redmond
Kemenangan 2-1 atas Brasil pada final 1950 masih dianggap sebagai salah satu kejutan terbesar dalam sejarah sepak bola dunia. Gol Juan Schiaffino dan Alcides Ghiggia membuat lebih dari 170 ribu penonton di Maracana terdiam.





