Presiden Iran Tegaskan Tidak Kembangkan Senjata Nuklir dan Tuduh Israel Picu Instabilitas

pantau.com
7 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan negaranya siap meyakinkan komunitas internasional bahwa Iran tidak mengembangkan senjata nuklir maupun menciptakan ketidakstabilan di kawasan Timur Tengah.

“Sebelum Ayatollah Ali Khamenei wafat, kami telah menyatakan — dan menegaskan lagi sekarang — bahwa kami siap meyakinkan dunia bahwa kami tidak mengembangkan senjata nuklir,” kata Pezeshkian dalam pernyataan yang disiarkan kantor berita resmi Iran, IRNA.

Pezeshkian menuding Israel sebagai pihak yang justru mendorong ketidakstabilan kawasan melalui visi “Israel Raya”.

Presiden Iran juga menegaskan para negosiator Iran tidak akan pernah berkompromi terkait “kehormatan dan martabat” negara.

Pernyataan Muncul usai Klaim Trump soal Kesepakatan Damai

Pernyataan tersebut muncul sehari setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan kesepakatan damai dengan Iran sebagian besar telah dirundingkan dan tinggal menunggu finalisasi.

Ketegangan di Timur Tengah meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Februari.

Iran kemudian membalas dengan menyerang Israel dan sekutu Amerika Serikat di kawasan Teluk serta menutup Selat Hormuz.

Gencatan Senjata Diperpanjang Tanpa Batas Waktu

Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan.

Kesepakatan gencatan senjata tersebut kemudian diperpanjang tanpa batas waktu oleh Donald Trump.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Zodiak yang Terlihat Tenang tapi Emosional
• 23 jam lalubeautynesia.id
thumb
Pengusaha Madura Jadi Sosok Penting Dibalik Sukses Madura United Selamat dari Degradasi BRI Super League
• 16 jam lalubola.com
thumb
Persib Bandung Hattrick Juara, Manajemen Maung Bandung Tiba-tiba Beri Hormat ke Borneo FC dan Persija
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Menlu AS: Jika perundingan gagal, itu 100 persen salah pihak Iran
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Bank Jakarta Perkuat Transformasi Digital
• 19 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.