Sampah Plastik di Tangan Ibu-ibu RW 12 Malaka Jaya Jaktim: Dulu Dibuang, Kini Jadi Uang

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com — Bagi sebagian besar orang, bungkus kopi saset atau minyak goreng bekas biasanya akan langsung berakhir di tempat pembuangan sampah.

Namun, di tangan ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) RW 12 Kelurahan Malaka Jaya, Duren Sawit, Jakarta Timur, limbah rumah tangga tersebut justru disulap menjadi kerajinan tangan bernilai ekonomi tinggi.

Suasana produktif itu berpusat di salah satu rumah warga yang kini difungsikan sebagai lokasi Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK RW 12 Malaka Jaya.

Baca juga: Dari Sampah Jadi Rupiah: Kisah RW 12 Malaka Jaya Jaktim Sulap Limbah Jadi Kerajinan Bernilai

Di tempat ini, tumpukan sampah anorganik yang awalnya tak berharga dirangkai menjadi beragam produk kreatif, mulai dari tas, dompet, tempat tisu, hingga aksesori cantik.

Mengubah sampah menjadi Eco-brick

Koordinator Bidang Lingkungan Hidup dan Kebersihan PKK RW 12, Siti Munawaroh, menjelaskan bahwa gerakan ini bermula dari keresahan warga terhadap penumpukan sampah plastik yang sulit terurai di lingkungan tempat tinggal mereka.

Langkah nyata pun diambil. Sampah-sampah plastik, khususnya bungkus kopi, dipilah berdasarkan potensinya.

Baca juga: PSEL Denpasar Mulai Dibangun 8 Juli 2026, Kapasitas Olah 1.200 Ton Sampah Per Hari

"Salah satu pemanfaatan bungkus kopi, kopi sachet untuk membuat kerajinan kayak tikar, tas dan sebagainya. Nah selain itu, yang tidak bisa kita olah buat kerajinan, kita cacah ya sebelumnya kita bersihkan, kita bikin eco-brick," ucap Siti saat ditemui Kompas.com, Minggu (24/5/2026).

Siti menambahkan, metode eco-brick menjadi solusi pamungkas untuk memastikan tidak ada sampah plastik sisa produksi kerajinan yang terbuang sia-sia ke lingkungan.

"Eco-brick ini adalah salah satu cara menyalurkan sampah anorganik dan diolah untuk jadi barang yang berguna. Ini akan digunakan sebagai pengganti batu bata," tutur Siti.

Baca juga: Dari Hulu ke Hilir, Pemprov DKI Perkuat Sistem Pengelolaan Sampah Terintegrasi

Selain mengolah bungkus kopi, kreativitas ibu-ibu PKK ini juga merambah ke pembuatan kerajinan dari manik-manik akrilik, hingga penerapan teknik cetak kain alami menggunakan dedaunan atau yang dikenal dengan istilah ecoprint.

Bernilai jual hingga ratusan ribu rupiah

Upaya pelestarian lingkungan ini rupanya juga membawa berkah finansial bagi warga setempat.

Produk-produk yang dihasilkan secara rutin dipasarkan melalui berbagai saluran, termasuk pameran kedinasan maupun lokal.

Febryan Kevin/Kompas.com Tas dari bungkus Kopi saset yang dibuat oleh ibu-ibu PKK RW 12 Malaka Jaya, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (24/5/2026).
Baca juga: Tak Lagi Bertumpu pada Bantargebang, Ini Strategi Jakarta Kelola Sampah

"Iya, dijual. Jadi kita sering difasilitasi untuk ikut bazar atau stan pameran gitu, kalau harga mulai Rp 25.000 hingga Rp 300.000 untuk tas atau tikar dari bungkus kopi dengan ukuran besar," kata Siti.

Menariknya, hasil penjualan kerajinan ini tidak sepenuhnya masuk ke organisasi.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Pendapatan tersebut langsung masuk ke kantong pribadi para perajin sebagai tambahan pemasukan keluarga.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gedung Tiba-Tiba Roboh, Puluhan Orang Sempat Terjebak
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Singapore Open 2026: Ini Daftar Pemain Indonesia yang Akan Berlaga
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Viral Penampilan Aishwarya Rai Bachchan di Cannes Film Festival 2026, Tampil Bak Ratu Fashion
• 10 detik lalutabloidbintang.com
thumb
Sempat Blackout, Listrik di Sumatera Sudah Pulih 100 Persen
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Dua WNA Austria Tewas Terjatuh dari Jembatan Gantung Cunca Wulang di Manggarai Barat
• 16 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.