Sebanyak satu dari lima orang pendaki Gunung Monrolo, Desa Bonto Manurung, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, tewas tersambar petir pada Minggu (24/5) sore.
Kepala Kantor Basarnas Makassar, Muh. Arif Anwar, mengatakan pihaknya telah mengevakuasi kelima pendaki itu. Empat orang dipastikan selamat.
"Kami dapat laporan tadi malam kalau terdapat lima pendaki tersambar petir. Empat di antaranya selamat dan satu orang meninggal," kata Muh Arif kepada wartawan, Senin (25/5).
Ia menjelaskan, kelima pendaki ini merupakan satu rombongan. Saat mendaki, tiba-tiba cuaca buruk dan hujan deras. Namun, mereka tetap beranjak ke puncak gunung dengan ketinggian 1.109 mdpl tersebut.
"Saat di puncak gunung itu, mereka foto-foto, mengambil dokumentasi situasi puncak, dan tiba-tiba tersambar petir," sebutnya.
Dalam peristiwa itu, sebanyak lima orang menjadi korban. Satu di antaranya meninggal dunia.
"Satu orang meninggal dunia atas nama Fauzan, usia 25 tahun, warga Desa Bonto Tallasa, Simbang, Maros," ungkapnya.





