WASHINGTON, KOMPAS.TV - Intelijen Amerika Serikat (AS) mengungkapkan pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei bersembunyi di lokasi rahasia.
Pejabat AS yang mengetahui masalah tersebut mengatakan persmebunyian Khamenei terbatas ke dunia luar.
Selain itu hanya dapat dihubungi lewat jaringan kurir yang rumit.
Baca Juga: Polisi Serbu Kantor Oposisi Turki, Terjadi Usai Pengadilan Tolak Kepemimpinan Terpilih
Dikutip dari CBS News, hal itu disebut menyulitkan pejabat Iran yang bernegosiasi dengan AS, untuk berkomunikasi di dalam sistem pemerintahan mereka sendiri.
Keadaan ini disebut alasan utama mengapa rincian kesepakatan potensial dengan Iran penjanjian sebelumnya lamnbat muncul.
Menurut dua pejabat AS yang tak diungkapkan identitasnya, kesulitan menghubungi Khamenei menjadi penyebab penundaan lama dalam memberikan tanggapan atas usulan yang dikirimkan AS.
Namun, Juru Bicara Gedung Putih menolak berkomentar terkait informasi intelijen mengenai keberadaan Khamenei, atau metode komunikasi Iran.
Khamenei dilaporkan telah menyetujui garis besar draf perjanjian saar ini.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump di media sosial Truth, mengatakan dirinya mengantisipasi keputusan akhir beberapa hari ke depan.
Setelah serangan AS-Israel ke Iran pada 28 Februari yang menewaskan Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba Khamenei mengambil langkah ekstrem untuk menghindari serangan serupa.
Penulis : Haryo Jati Editor : Gading-Persada
Sumber : CBS News
- mojtaba khamenei
- amerika serikat
- intelijen as
- persembunyian
- jaringan kurir rumit




