JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal (Waka Bareskrim) Mabes Polri, Irjen Nunung Syaifuddin menyatakan, sistem kelistrikan di wilayah Sumatera sudah normal kembali usai terjadinya blackout atau mati listrik massal di wilayah tersebut.
Hal ini disampaikan Nunung dalam konferensi pers di Bareskrim Mabes Polri, Senin (25/5/2026).
"Saat ini kondisi sistem kelistrikan di wilayah Sumatera telah berhasil dipulihkan sepenuhnya, dan berdasarkan keterangan resmi dari PT PLN, pasokan listrik di seluruh wilayah Sumatera telah kembali normal 100 persen serta beroperasi dengan aman dan stabil," kata Nunung, dipantau dari Breaking News KompasTV.
Pada kesempatan itu, ia menjelaskan hasil investigasi terhadap peristiwa blackout di Sumatera tersebut.
Ia menyatakan, tim gabungan kepolisian, Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor), dan Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah melakukan investigasi bersama di Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, pada Minggu (24/5/2026).
Baca Juga: Blackout di Sumatera, Kementerian ESDM hingga Bareskrim Terjunkan Tim untuk Investigasi
"Sampai dengan saat ini, bisa kami pastikan tidak ditemukan adanya indikasi sabotase ataupun unsur kesengajaan dalam peristiwa blackout tersebut," ungkapnya.
Ia menyebut, dugaan sementara mengarah pada faktor teknis dan cuaca ekstrem yang menyebabkan gangguan sistem transmisi kelistrikan.
Nunung mengimbau masyarakat tenang dan tidak resah, serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya atau narasi menyesatkan seolah-olah blackout yang terjadi di Sumaatera diakibatkan sabotase.
"Kenapa kami bisa pastikan ini bukan sabotase? Karena kerusakan atau putusnya kabel atau jaringan ini tidak rapi, dia lebih bersifat atau berbentuk serabut," ucapnya
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- blackout
- mati listrik
- pemadaman listrik
- sumatera
- blackout sumatera
- bareskrim





