Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Irjen Pol (Purn) Sony Sanjaya akhirnya muncul di hadapan public setelah viral disebut terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh aparat penegak hukum.
Sony Sanjaya bahkan membantah keras jika dirinya terjaring OTT.
Isu OTT tersebut sebelumnya ramai beredar di grup-grup WhatsApp (WAG) hingga memicu spekulasi publik.
Namun, Sony membantah keras kabar tersebut dan menegaskan dirinya masih aktif menjalankan tugas seperti biasa.
- Antara
Bahkan, Sony menyampaikan bantahan itu langsung saat berada di Bareskrim Polri usai melakukan koordinasi dengan Satgas MBG Polri terkait kasus dugaan jual beli Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Saya responsnya hari ini ada di sini bicara dengan rekan-rekan,” kata Sony, di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (25/5/2026).
Sebelumnya, kabar mengenai Wakil Kepala BGN terkena OTT beredar luas sejak Kamis malam, 21 Mei 2026.
Informasi itu menyebar cepat di aplikasi percakapan WhatsApp dan menjadi perbincangan publik.
Bantahan serupa juga datang dari Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna.
Ia memastikan tidak ada operasi tangkap tangan terhadap Wakil Kepala BGN seperti yang ramai diisukan.
“Gak ada,” kata Anang saat dikonfirmasi.
Selain itu, hingga kini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga tidak mengeluarkan informasi ataupun pemberitahuan terkait penanganan kasus korupsi yang menyeret Wakil Kepala BGN sebagaimana isu OTT yang sempat viral tersebut. (Foe Peace Simbolon)




