VIVA – West Ham United resmi terdegradasi dari Premier League musim 2025/2026. Kepastian pahit itu langsung memicu reaksi emosional dari sejumlah mantan pemain The Hammers, termasuk Manuel Lanzini yang membalas pernyataan resmi klub dengan emoji menangis.
West Ham sebenarnya menutup musim dengan kemenangan 3-0 atas Leeds United, Minggu (25/5). Namun hasil tersebut tidak cukup menyelamatkan mereka setelah Tottenham Hotspur sukses menaklukkan Everton.
Hasil itu membuat klub asal London Timur tersebut harus kembali turun ke Championship untuk pertama kalinya sejak 2012. Sebuah kenyataan pahit bagi tim yang beberapa musim lalu sempat mengangkat trofi Eropa dan bersaing di papan atas Premier League.
Manajemen West Ham pun merilis pernyataan resmi bernada keras usai degradasi dipastikan. Klub mengakui performa tim sepanjang musim memang jauh dari kata layak.
“Kepastian degradasi dari Premier League hari ini menjadi momen yang menyedihkan dan menyakitkan bagi West Ham United,” tulis klub dalam pernyataan resminya.
West Ham juga menyampaikan permintaan maaf kepada para suporter yang tetap setia mendukung tim di tengah musim yang penuh kekecewaan.
“Kenyataannya kami memang tidak cukup baik. Kami harus menerima konsekuensi dari kegagalan ini dengan kejujuran, transparansi, dan tekad untuk memperbaiki semuanya,” lanjut pernyataan tersebut.
Statistik West Ham musim ini memang menunjukkan betapa buruk performa mereka. The Hammers hanya mencetak 27 gol dari open play, rata-rata kebobolan 1,8 gol per laga, serta memiliki penguasaan bola rendah di angka 42,5 persen.
Selain itu, mereka juga tercatat membuang 46 peluang emas sepanjang musim. Inkonsistensi performa dan kegagalan meraih poin di laga penting menjadi penyebab utama keterpurukan tim asuhan Nuno Espirito Santo.
Degradasi ini langsung memancing reaksi emosional dari sejumlah mantan pemain West Ham yang pernah menjadi idola publik London Stadium.
Manuel Lanzini dan Pablo Fornals membalas unggahan pernyataan klub di Instagram dengan emoji menangis. Mantan striker Enner Valencia serta Emerson juga menunjukkan kesedihan serupa.
Sementara itu, Robert Snodgrass hanya meninggalkan emoji hati. Toni Martinez mengirim simbol hati dan palu khas West Ham, sedangkan Vladimir Coufal mengunggah emoji patah hati dan menangis.




