Universitas Sanata Dharma Bagi Kupon Makan Gratis untuk Mahasiswa Kurang Mampu

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Sekitar 400 mahasiswa Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta menerima bantuan kupon makan gratis dari kampus melalui Lembaga Kesejahteraan Mahasiswa (LKM). Program ini ditujukan bagi mahasiswa yang mengalami kesulitan ekonomi selama menjalani perkuliahan.

Program tersebut telah berjalan sejak 2017. Kampus menilai akses terhadap makanan layak tidak boleh terhambat oleh kondisi finansial, terutama bagi mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan.

Berbeda dengan program Makan Bergizi Gratis pemerintah yang menyasar siswa PAUD hingga SMA, USD menjalankan inisiatif serupa secara mandiri di tingkat perguruan tinggi. Skema ini menjadi bentuk intervensi langsung kampus dalam menjaga keberlangsungan studi mahasiswanya.

Kepala LKM USD, Andreas Setiawan, mengatakan nominal kupon telah disesuaikan mengikuti kenaikan harga di warung mitra.

“Satu kupon tahun lalu kami naikkan nominalnya menjadi Rp10.000 mengikuti harga di warung yang juga ikut naik,” kata Andreas saat ditemui tim Pandangan Jogja pada Selasa (14/4).

Untuk mendapatkan kupon, mahasiswa terlebih dahulu berkonsultasi dengan Dosen Pembimbing Akademik (DPA) guna memvalidasi kondisi ekonominya. Setelah disetujui, mahasiswa dapat mengambil 30 lembar kupon per bulan di kantor LKM.

“Jatahnya memang 30 kupon dan itu untuk 30 hari,” jelasnya.

Kupon tersebut dapat ditukarkan dengan berbagai menu makanan di empat warung mitra di sekitar kampus Mrican dan Paingan. Tidak hanya untuk makanan siap santap, kupon juga bisa digunakan membeli kebutuhan pokok seperti telur, mi instan, dan minyak goreng yang dapat diolah sendiri di kos.

Fleksibilitas ini dirasakan langsung manfaatnya oleh mahasiswa. Salah satu penerima, Boasa Babang, mengaku program ini sangat membantu, terutama saat kondisi keuangan menipis.

“Membantu sekali karena ketika kondisi-kondisi yang mungkin terlihat darurat, misalnya ketika istilahnya tanggal tua, kupon bisa membantu banget. Biasanya itu per bulannya 30 lembar kupon. Dari 30 itu, kita memastikan dulu hal apa saja yang perlu dibeli, misalnya kebutuhan yang paling penting itu seperti beras,” ujar Boasa.

Di sisi lain, warung mitra juga berperan dalam mendukung pelaksanaan program. Nanang, pemilik Warung Texas, salah satu mitra di kawasan Mrican, tepat di seberang Kampus II Universitas Sanata Dharma, menyebut tidak membatasi jumlah kupon yang masuk dan memberikan keleluasaan penggunaan, dengan satu pengecualian.

“Ada kupon masuk saya terima berapa pun. Sebetulnya pertama itu cuma untuk makan, tapi anak-anak mahasiswa itu beli sembako, beli beras, beli telur. Silakan pakai kupon, enggak apa-apa,” kata Nanang.

Selain memastikan akses pangan, LKM juga mendorong pola konsumsi yang lebih sehat. Andreas mengungkapkan pihaknya kerap mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya bergantung pada makanan instan.

“Saya juga kadang-kadang menegur mereka yang makannya hanya mie-mie terus, loh. Bagaimana? Kami enggak punya uang untuk beli makan di warung, gitu. Ya, kalau memang butuh, datanglah ke LKM. Minta (kupon makan) supaya makannya lebih layak daripada mie-mie terus begitu, ya,” ujarnya,

Dengan anggaran mencapai ratusan juta rupiah per tahun, USD berkomitmen mempertahankan program ini. Lebih dari sekadar bantuan, kupon makan menjadi bentuk kehadiran kampus dalam memastikan mahasiswa dapat menjalani studi tanpa dibayangi persoalan kebutuhan dasar.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tak Hanya Perempuan, WNI Relawan Global Sumud Flotilla 2.0 Sebut Ada Pelecehan Seksual pada Laki-Laki
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Enzo Fernandez Berpeluang Gabung Manchester City, Jadi Target Utama Maresca
• 7 jam lalubola.com
thumb
Beberkan Dampak Blackout di Sumatera, Bobby Nasution: Sudah Pulih 100%!
• 1 jam laludisway.id
thumb
Sempat Dihujat, Novita Sari Blak-blakan Jadikan Fuji Panutan untuk Bertahan di Dunia TikTok
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Bareskrim soal Blackout Sumatera: Kabel Putus Diduga karena Cuaca Bukan Sabotase
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.