JAKARTA, DISWAY.ID -- Ada peningkatan kuota Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT 2026) bukan penambahan baru, melainkan hasil pengalihan dari kuota Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) yang tidak terisi.
Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Eduart Wolok mengatakan pada jalur SNBP jenjang Diploma 3 terdapat sekitar 4.000 kursi yang tidak terisi dari total awal 15.758 kuota.
Lalu sisa tersebut kemudian dialihkan ke SNBT, sehingga kuota SNBT meningkat dari 261.518 menjadi 286.864 kursi.
BACA JUGA:Beberkan Dampak Blackout di Sumatera, Bobby Nasution: Sudah Pulih 100%!
“Jadi bukan penambahan daya tampung, tetapi optimalisasi kuota yang sudah ditetapkan,” ujar Eduart kepada media, saat Konferensi Pers Hasil Seleksi Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan Pengumuman Calon Penerima KIP-Kuliah Lulus Seleksi Jalur SNBT Tahun 2026, di Jakarta, Senin, 25 Mei 2026.
Dari total 286.864 kursi SNBT, sebanyak 256.369 peserta dinyatakan lulus atau sekitar 89,37 persen dari daya tampung.
Sementara itu, sekitar 10 persen kursi yang belum terisi akan dialihkan ke jalur mandiri.
Animo peserta juga menunjukkan tren positif.
Jumlah peserta UTBK-SNBT 2026 mencapai 871.496 orang, meningkat dibanding 785.058 peserta pada 2024.
BACA JUGA:Rugikan Rp1,9 Miliar, BGN dan Bareskrim Polri Usut Kasus Jual Beli Titik SPPG
"Tingkat kehadiran pun membaik dengan persentase mencapai 97,13 persen, menandakan komitmen peserta semakin tinggi,"katanya.
Dalam pilihan program studi, jenjang sarjana masih mendominasi pilihan pertama.
Namun, minat terhadap program vokasi seperti Diploma 3 dan Sarjana Terapan (D4) terus meningkat, terutama pada pilihan ketiga.
Hal ini menunjukkan semakin baiknya pemahaman siswa terhadap kesesuaian minat dan prospek karier.
Meski demikian, tingkat kelulusan SNBT masih berada di kisaran 29,42 persen dari total pendaftar.
- 1
- 2
- »





