JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Friderica Widyasari Dewi, mendorong pemerintah daerah mencari sumber pembiayaan baru untuk pembangunan ekonomi regional, salah satunya melalui pengembangan obligasi daerah.
Menurut Friderica, pembiayaan pembangunan tidak bisa terus bergantung pada sektor perbankan di tengah kebutuhan investasi daerah yang semakin besar.
“Kita membutuhkan sumber-sumber pembiayaan baru, tidak hanya bergantung pada perbankan. Salah satunya melalui pengembangan obligasi daerah,” kata Friderica dalam Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah 2026 di Jakarta, Senin (25/5/2026).
“Dalam konteks ini, sektor jasa keuangan dituntut memainkan peran lebih strategis, bukan hanya sebagai sarana investasi masyarakat, tetapi juga sebagai sumber pembiayaan jangka panjang dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.”
Baca Juga: Nasib Guru Honorer 2027: Mendikdasmen Pastikan Guru Honorer Tetap Mengajar Hingga Penghujung 2026
Friderica mengatakan pengembangan pasar keuangan menjadi salah satu fokus utama OJK untuk memperkuat pembiayaan pembangunan yang lebih inklusif dan produktif.
“Seperti yang sering disampaikan Presiden Prabowo Subianto, untuk mencapai cita-cita besar tersebut kita membutuhkan mesin-mesin pertumbuhan ekonomi baru yang lebih solid,” ucapnya dipantau dari Breaking News Kompas TV.
Friderica juga menilai penguatan ekonomi daerah menjadi kunci penting di tengah ketidakpastian global. Pada kuartal I 2026, ekonomi Indonesia tercatat tumbuh 5,61 persen secara tahunan.
OJK juga memperluas pengembangan ekonomi daerah melalui Program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang kini telah hadir di seluruh provinsi serta kabupaten/kota di Indonesia.
Baca Juga: Alumni Magang Nasional Kini Terhubung Langsung ke Lowongan Kerja via KarirHub
Penulis : Dina Karina Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- obligasi pemerintah daerah
- kredit bank
- ketua ojk
- frederica widyasari dewi





