Dokter Ingatkan tak Berlebihan Santap Makanan Tinggi Garam dan Santan pada Hari Raya Idul Adha

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, 

Dokter Ingatkan tak Berlebihan Santap Makanan pada Hari Raya Idul Adha

Baca Juga
  • Potret Arus Mudik di Pakistan Jelang Idul Adha, Stasiun Lahore Dipadati Penumpang
  • Ingin Tahu Biaya Liburan Idul Adha di 7 Negara Arab Tahun Ini? Simak Laporan Berikut
  • Aktivitas Fisik Penting untuk Cegah Masalah Kesehatan Saat Idul Adha

JAKARTA -- Dokter Irwan Heriyanto, MARS mengingatkan masyarakat untuk mengontrol pola makan saat Idul Adha. Ini agar konsumsi daging dan makanan bersantan serta tinggi lemak secara berlebihan tidak memicu gangguan kesehatan, terutama bagi penderita hipertensi, kolesterol, maupun penyakit metabolik lainnya.

“Kalau berkaitan menjalani Idul Adha, saya pikir itu kembali kepada diri masing-masing. Jadi, kita harus kontrol juga apa yang harus diperhatikan dan difokuskan dengan kebutuhan kita sendiri. Apa sih yang menjadi keluhan kita?” kata dokter jebolan Universitas Indonesia tersebut ditemui di Jakarta, Senin (25/5/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Ia mengatakan masyarakat perlu menghindari pola konsumsi berlebihan meski persediaan daging kurban di rumah melimpah selama Idul Adha.

“Pokoknya, apa pun yang serba berlebihan itu kalau bisa dihindari,” ujarnya.

Menurut dia, penderita hipertensi perlu lebih berhati-hati terhadap makanan khas yang kerap dihidangkan saat momen bahagia Idul Adha. Umumnya, makanan ini mengandung garam dan santan cukup tinggi, seperti gulai hingga olahan daging berlemak.

“Terutama yang hipertensi, jangan terlalu banyak makan yang asin-asin, terutama biasanya masakan-masakan saat Idul Adha seperti gulai dan lain sebagainya itu cukup berat, hindari,” katanya.

Ia menjelaskan kandungan natrium dalam garam dapat meningkatkan tekanan darah karena menarik cairan di dalam tubuh.

“Natrium menarik air dari tubuh sehingga kandungan natrium tersebut bisa menyebabkan tekanan di dalam pembuluh darah meningkat, itu akan memperburuk hipertensi,” ujarnya.

Untuk mengurangi risiko tersebut, ia menyarankan masyarakat menggunakan garam rendah natrium, khususnya bagi penderita hipertensi. Selain membatasi makanan asin, masyarakat juga diminta mengurangi konsumsi lemak pada daging kurban agar kadar kolesterol tetap terjaga.

Pada momen hari raya, umumnya rumah tangga memasak hidangan dalam jumlah besar untuk menjamu keluarga dan kerabat. Irwan mengingatkan masyarakat agar tidak berlebihan mengonsumsi makanan pagi siang dan malam hanya karena stok hidangan masih melimpah di rumah.

“Intinya emang tipsnya menahan diri, jangan lapar mata,” katanya.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Peluang Kenaikan Suku Bunga ECB Meningkat, Ini Penyebabnya!
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Viral! Video Perempuan Kebaya Cokelat Mesum di Sofa Diburu Warganet
• 6 jam lalueranasional.com
thumb
Pemerintah Siapkan Aturan BLU Tampung Minyak Impor Rusia
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Gagal Raih Tiket ke Liga Champions, Luciano Spalletti Ungkap Kekurangan Juventus
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Luhut: Seluruh Data Kementerian Terintegrasi Mulai 1 Juni 2026
• 6 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.