RSUD Syarifah Ambami Rato Ebuh Bangkalan (RSUD Bangkalan), Jawa Timur, resmi mengoperasikan ruang Hemodialisa (HD) terbaru, Senin (25/5/2026).
Peresmian yang dilakukan oleh Lukman Hakim Bupati Bangkalan, didampingi Joko Waloya Regional Manager Tawada Healthcare, dan dihadiri M Fauzan Jafar Wakil Bupati Bangkalan, dr. Farhat Surya Ningrat Dirut RSUD Syamrabu, Perwakilan Dinas Kesehatan Bangkalan, BPJS Kesehatan Madura, sebagai bentuk komitmen meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat Bangkalan dan sekitarnya.
Lukman Hakim Bupati Bangkalan menjelaskan, fasilitas dengan peralatan kesehatan yang modern ini, sebagai upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Masih banyak warga atau masyarakat yang membutuhkan pelayanan untuk cuci darah. Dengan penambahan jumlah perangkat cuci darah ini, semakin meningkatkan pelayanan kesehatan, sehingga jumlah pasien yang tertangani dapat lebih banyak, dengan waktu daftar tunggu relatif berkurang,”ungkapnya.
Dengan penambahan unit alat, lanjut Bupati, supaya pelayanan juga lebih optimal karena banyak yang antre untuk cuci darah. Itu sebabnya, RSUD Bangkalan kemudian menambah lagi unit-unit mesin cuci darah untuk bisa melayani lebih banyak lagi pasien yang membutuhkan cuci darah.
Sementara itu, Rosidah Fajariya Dokter Penanggung Jawab Unit Dialisis RSUD Bangkalan, menuturkan, dengan penambahan alat kesehatan berupa mesin cuci darah ini, akan memotong daftar tunggu pasien. Meskipun penambahan ini masih jauh dari kata ideal, dibandingkan dengan jumlah pasien yang perlu mendapat perawatan.
Dirinya pernah coba menghitung, jumlah pasien yang butuh cuci darah butuh sekitar 170an mesin, cuma di RSUD ini baru ada 20 mesin. “Jadi sebenarnya dengan 20 mesin, kita masih kurang. Hanya saja tidak bisa langsung nambah-nambah seperti itu,” ujarnya.
Penambahan fasilitas dan perangkat cuci darah ini, RSUD Bangkalan berkolaborasi dengan Tawada Healthcare, salah satu perusahaan penyedia alat kesehatan di Indonesia.
Joko Waloya Regional Manager Tawada Healthcare, mengatakan, dalam kerja sama ini, Tawada Healthcare mendukung penyediaan perangkat dan kebutuhan layanan hemodialisa yang modern dan sesuai standar untuk menunjang operasional ruang HD di UOBK RSUD Bangkalan.
Ia berharap kehadiran fasilitas ini dapat membantu masyarakat Bangkalan dan sekitarnya memperoleh layanan cuci darah yang lebih mudah diakses, nyaman, dan berkualitas tanpa harus dirujuk ke daerah lain.
“Di RSUD Bangkalan, case-nya sampai saat ini di ruang hemodialisa kalau saya survei sampai tiga shift. jadi biasanya dua shift cukup, tetapi ini sampai tiga shift. Di sini tentunya ada beberapa pasien yang daftar tunggu. Jadi kalau daftar tunggu itu berarti alat seharusnya masih kurang,” ujarnya.
Ke depan, pihaknya juga siap terus mendukung rumah sakit melalui layanan teknis, pelatihan, dan pendampingan agar pelayanan kepada pasien dapat berjalan secara optimal. Mengusung tema “Mengalirkan Harapan, Menjaga Kehidupan”, kehadiran ruang Hemodialisa ini juga diharapkan dapat memberikan akses pelayanan kesehatan yang lebih optimal, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat Madura, khususnya pasien gagal ginjal yang memerlukan terapi hemodialisa secara berkelanjutan.
Joko menjelaskan Tawada Healthcare telah berpengalaman lebih dari 25 tahun di industri alat kesehatan. Tawada Healthcare tidak hanya berfokus pada distribusi alat kesehatan, tetapi juga menghadirkan solusi yang lengkap untuk kebutuhan rumah sakit dan fasilitas kesehatan. Produk dan layanan yang disediakan mencakup berbagai unit pelayanan rumah sakit, mulai dari IGD, ruang rawat inap, kamar operasi, laboratorium, ICU, hingga unit hemodialisa.
“Kami melihat kebutuhan layanan kesehatan, khususnya hemodialisa, terus meningkat seiring bertambahnya kasus penyakit ginjal kronis di Indonesia. Tawada Healthcare berupaya berkontribusi dengan menyediakan perangkat dan kebutuhan hemodialisa yang berkualitas serta mendukung rumah sakit dalam menghadirkan layanan yang lebih efektif dan nyaman bagi pasien. Selain itu, kami juga terus memperluas jaringan distribusi dan layanan agar akses terhadap teknologi kesehatan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai daerah Indonesia,” paparnya.
Selain RSUD Bangkalan, sebelumnya Tawada Healthcare bekerja sama dengan RSUD dr Mohammad Zyn Kabupaten Sampang yang sudah berjalan sekitar 3 tahun lalu. Sementara di Jawa Timur, Tawada sudah hadir di RSUD Jombang, Kertosono, Mojokerto serta Blitar.(ipg)




