Transisi ke B50 Tak Semulus yang Dibayangkan, Ini Tantangan Besarnya

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Pemerintah terus mendorong pengembangan biodiesel sebagai bagian dari strategi transisi energi nasional. Setelah implementasi B40 berjalan di sejumlah sektor, penggunaan B50 mulai dipersiapkan untuk mendukung pengurangan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil sekaligus memperkuat pemanfaatan energi berbasis sawit domestik.

Di sisi lain, peningkatan kadar biodiesel dalam campuran bahan bakar dinilai membawa tantangan teknis baru bagi sektor industri yang mengandalkan mesin diesel, seperti pertambangan, perkebunan, konstruksi, dan transportasi. Sejumlah pelaku industri menyoroti potensi gangguan pada sistem bahan bakar akibat karakteristik biodiesel dengan kandungan FAME yang lebih tinggi.

Baca Juga :
Indonesia Genjot Biodiesel, Mampukah Gantikan Energi Fosil?
Mobil Diesel Dikasih B50, Diklaim Masih Sehat-sehat Aja

Produsen filter lokal Bpfilters memperkenalkan lini produk filter solar terbaru yang dirancang untuk mesin diesel dan alat berat berbasis bahan bakar B50. Peluncuran produk tersebut dijadwalkan berlangsung di Bogor pada Juni 2026.

Dalam keterangannya, perusahaan menyebut penerapan B50 atau campuran 50 persen FAME/B100 memiliki tantangan berbeda dibandingkan B40. Kandungan FAME yang lebih tinggi disebut memiliki sifat higroskopis atau mudah menyerap air, lebih cepat teroksidasi, serta dapat memicu pembentukan sludge dan pertumbuhan mikroba di dalam tangki bahan bakar.

"Bpfilters hadir berinovasi untuk mengantisipasi potensi keluhan yang mungkin muncul, seperti filter yang cepat buntu, injektor tersumbat, hingga penurunan produktivitas alat berat," kata Bonny Pratama, selaku Direktur Utama Bpfilters Indonesia, sebagaimana dikutip dari siaran pers pada Senin, 25 Mei 2026.

Bpfilters menyebut produk filtrasi untuk B50 dikembangkan dengan tiga pendekatan desain, yakni Increase Filtration Area, Multi Stage Water Separation & Advance Micron Rating Media.

Perusahaan mengklaim penerapan teknologi tersebut dapat memperpanjang usia filtrasi, menjaga performa mesin tetap stabil, serta membantu efisiensi konsumsi bahan bakar melalui proses pembakaran yang lebih bersih.

Bpfilters juga menyampaikan hasil penggunaan produk pada konsumen yang menggunakan B40 menunjukkan peningkatan masa pakai filter dibandingkan filter konvensional.

Pada kendaraan truk dan bus, filter solar yang sebelumnya mengalami kebuntuan pada 5 ribu kilometer disebut dapat bertahan hingga 20 ribu kilometer setelah menggunakan filter Bpfilters. Sementara pada alat berat, masa penggunaan filter yang sebelumnya mencapai 250 jam operasional diklaim dapat diperpanjang hingga 1.000 jam.

Baca Juga :
Mentan: RI Setop Impor Solar Mulai 1 Juli 2026, Beralih Pakai B50
Negara Tetangga RI Ini Gaspol Biodiesel B30, Permintaan Sawit Diproyeksi Naik hingga 1,5 Juta Ton
Biodiesel B50 Digenjot, Impor Solar RI Diproyeksi Turun Hingga 50 Persen

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Peluang Kenaikan Suku Bunga ECB Meningkat, Ini Penyebabnya!
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mikel Arteta Tak Sabar Bawa Arsenal Juara Liga Champions 2025-26
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
3 Kebiasaan Simpel Perempuan yang Selalu Terlihat Menarik
• 9 jam lalubeautynesia.id
thumb
Cara Cepat Mengenali Orang Pura-Pura Cerdas Dilihat dari Kebiasaannya
• 11 jam lalubeautynesia.id
thumb
Bareskrim Polri Ungkap Investigasi Penyebab Padam Listrik Sumatra
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.