Miris, Komplotan Maling Motor di Kalideres Jakbar Gunakan Uang Hasil Curian untuk Pesta Sabu

tvonenews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Praktik penyalahgunaan narkotika jenis sabu ternyata menjadi motif di balik aksi nekat lima anggota komplotan pencuri sepeda motor yang beroperasi di wilayah Kalideres, Jakarta Barat. 

Uang hasil penjualan kendaraan curian tersebut diakui para pelaku habis digunakan untuk membeli barang haram.

Kapolsek Kalideres, Kompol Rihold Sihotang, mengungkapkan bahwa setiap motor hasil curian dilego dengan harga berkisar antara Rp3 juta hingga Rp4 juta. Nilai jual tersebut sangat bergantung pada jenis serta kondisi fisik motor yang mereka dapatkan.

"Beberapa tersangka mengungkap bahwa hasil penjualan ini (sepeda motor curian) digunakan untuk membeli obat-obat serta sabu, narkotika," ujar Rihold dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5).

Kelima tersangka yang berhasil diringkus masing-masing berinisial RD, PM, MA, YD, dan AH. Mereka memiliki pembagian tugas yang rapi, mulai dari eksekutor di lapangan hingga penadah yang menampung barang curian. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan, komplotan ini setidaknya telah beraksi sebanyak tujuh kali di wilayah Tegal Alur dengan menggunakan kunci model huruf T untuk membobol kendaraan target.

Penyelidikan kasus ini bermula dari laporan kehilangan yang dilayangkan warga pada 22 April 2025. 

Polisi menekankan bahwa keberhasilan pengungkapan ini tak lepas dari peran aktif masyarakat melalui Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling). 

Saksi-saksi kunci yang membantu polisi memberikan keterangan berasal dari warga yang tengah melakukan patroli malam saat kejadian.

"Siskamling ini sangat berperan karena keterangan saksi-saksi salah satunya dari Siskamling, warga kita yang memang berjaga pada malam hari. Ini sangat membantu penyidik kita untuk mengungkap kejadian-kejadian curanmor," kata Rihold.

Atas tindakannya, para pelaku kini dijerat dengan Pasal 477 KUHP baru. Jika terbukti bersalah di pengadilan, mereka terancam hukuman penjara paling lama tujuh tahun.

Selain memberikan apresiasi kepada warga, Kompol Rihold juga mengingatkan para pemilik kendaraan untuk meningkatkan kewaspadaan, baik saat memarkir motor di rumah maupun di tempat umum. 

Ia mendorong masyarakat untuk segera memanfaatkan layanan darurat jika melihat potensi gangguan keamanan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Peluang Kenaikan Suku Bunga ECB Meningkat, Ini Penyebabnya!
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
UT Raih Digital Innovation Awards 2026, Perkuat Pendidikan bagi Generasi Digital
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Bareskrim Bantah Blackout Sumatera Karena Sabotase: Ada Kabel Transmisi Terputus
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Daftar Top Skor Liga Inggris: Erling Haaland Raih Sepatu Emas
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
Kejagung Periksa Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra soal Vonis Lepas Kasus CPO
• 8 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.