Soroti AI Diskriminasi Disabilitas, Rerie Dorong Literasi Sesuai Konstitusi

metrotvnews.com
17 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat (Rerie) menyoroti adanya diskriminasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) terhadap para disabilitas. Ia mendorong adanya literasi digital dan literasi AI bagi penyandang disabilitas sebagai bagian pelaksanaan amanat konstitusi. 

"Pembukaan UUD 1945 memberi mandat yang sangat jelas yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa yang berarti bagi seluruh warga negara, termasuk penyandang disabilitas," ujar Rerie, pada pelatihan AI program EQUAL (Empower Equality AI Initiative) yang digelar Alunjiva Indonesia dan Microsoft di kantor Komite Nasional Disabilitas, di Jakarta, Senin, 25 Mei 2026.

Baca Juga :

Ancaman Ruang Digital terhadap Anak Tak Cukup Diatasi dengan Regulasi
Lestari mengungkapkan, jika di masa lalu diskriminasi tampak dalam bangunan tanpa ramp, hari ini diskriminasi dapat muncul dalam aplikasi yang tidak dapat diakses setiap orang. Menurutnya, AI yang tidak inklusif bukan hanya kurang lengkap, tetapi  berpotensi menjadi ancaman terhadap hak dasar warga negara.

"Transformasi digital harus berjalan selaras dengan transformasi sosial agar tidak menciptakan ketimpangan baru," jelas anggota Komisi X DPR RI itu.

Rerie menekankan, pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila menjadi penting untuk mengingatkan bahwa teknologi juga harus menghormati martabat manusia. Menurutnya, isu disabilitas terlalu lama ditempatkan dalam bingkai belas kasihan. 

"Paradigma itu harus ditinggalkan. Penyandang disabilitas bukan objek kebaikan, tetapi adalah subjek hak," kata Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu.

Dalam konteks AI, Rerie menegaskan, penyandang disabilitas tidak cukup hanya menjadi peserta pelatihan. Menurutnya, mereka juga harus mampu menjadi perancang teknologi dan penguji aksesibilitas.

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat. Foto: Dok Metrotvnews.com

Ia menambahkan, AI harus dirancang dengan kemudahan aksesibilitas sejak awal. Aksesibilitas harus menjadi prinsip dasar desain teknologi.

"Jangan biarkan siapa pun mendefinisikan masa depan tanpa kehadiran Anda. Jangan biarkan teknologi dibangun tanpa suara Anda. Karena masa depan Indonesia harus dibangun bersama seluruh warga bangsa," ucap Rerie, di hadapan para penyandang disablitas peserta pelatihan AI program EQUAL.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Infinix HOT 70 rilis di Indonesia, dibanderol mulai dari Rp2 jutaan
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Al Izhar Cendekia Makassar Terima Murid Baru! Mulai dari TK hingga SMA, Cek Jadwal Pendaftarannya
• 6 jam laluharianfajar
thumb
Cek Jadwal Operasional BCA (BBCA) pada Libur dan Cuti Bersama Iduladha hingga Hari Lahir Pancasila
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Ini Penyebab Blackout Massal di Sumatera, Bareskrim Pastikan Bukan Sabotase
• 19 jam laludisway.id
thumb
Harga Emas di Pegadaian Selasa Ini: Galeri24 dan UBS Naik, Antam Tembus Rp2.916.000 per Gram
• 10 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.