tvOnenews.com - Kabar mengenai sejumlah fakta kasus pembunuhan wanita di Simpang Yasmin Bogor.
Hingga, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan ungkap adanya korban jiwa dalam rangkaian perayaan kemenangan Persib Bandung.
Kedua informasi tersebut menjadi News Terpopuler di tvOnenews.com pada Senin, 25 Mei 2026. Simak rangkuman beritanya berikut ini.
- Kolase tvOnenews.com/ Tim tvOne - Apa Kabar Indonesia Malam
Publik dikejutkan dengan penemuan jasad wanita yang terjatuh dari Tol Bogor Outer Ring Road (BORR), di pinggir jalan Simpang Yasmin, Bogor pada Sabtu (23/5/2026).
Penemuan jasad wanita berinisial AAA (25) ini menjadi sorotan publik setelah potongan video rekaman CCTV Simpang Yasmin, Bogor tersebar di media sosial.
Kasus pembunuhan ini bermula saat warga menemukan sosok wanita muda tergeletak di Simpang Yasmin, Bogor sekitar pukul 01.15 WIB.
Pihak kepolisian membawa korban ke RS Hermina untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui identitas korban sekaligus melakukan visum.
Berdasarkan hasil olah TKP, polisi menemukan kondisi mata korban yang terlilit dasi berwarna biru dan terdapat luka sayatan di bagian leher.
Dengan sigap, polisi telah menangkap pelaku kurang lebih tiga jam setelah jasad korban ditemukan.
“Betul (pelaku pembunuhan) sudah tertangkap, sempat diamankan di Polda Jabar. Saat ini sedang dijemput untuk dibawa ke Polresta,” terang Kasi Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Imam Dwi.
Simak berita selengkapnya: 5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas
- tvonenews
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengungkapkan terdapat dua korban meninggal dunia saat mengikuti rangkaian perayaan kemenangan Persib bandung dalam beberapa hari terakhir di Kota Bandung.
Korban kedua tersebut ditemukan pada malam hari setelah dilaporkan terdapat laporan mengenai korban meninggal dunia.
Salah satu penyebab yang menjadi perhatian yaitu kecelakaan lalu lintas yang diduga berkaitan dengan konsumsi minuman keras.
“Semalam ditemukan lagi korban wafat yang kedua. Kecelakaan lalu lintas karena minuman keras,” ujar Farhan kepada wartawan, pada Senin (25/5/2026).
Pemerintah Kota Bandung juga menemukan banyak sampah botol minuman keras selama perayaan berlangsung. Bahkan, jumlah botol yang terkumpul disebut mencapai satu mobil pikap.




