DPRD Desak Usut Dugaan Prostitusi Anak di Jakbar: Jangan Dianggap Angin Lalu

detik.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Wakil Ketua (Waka) DPRD DKI Jakarta Rany Mauliani prihatin dengan isu dugaan prostitusi anak di kawasan Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat (Jakbar). Rany meminta kabar itu ditindaklanjuti secara serius oleh polisi dan pemerintah setempat.

"Kami tentu sangat prihatin dan mengecam keras apabila benar terdapat praktik eksploitasi maupun prostitusi anak di kawasan Lokasari, Jakarta Barat. Informasi yang viral ini tidak boleh dianggap angin lalu dan harus ditindaklanjuti secara serius oleh aparat penegak hukum serta seluruh unsur pemerintah daerah," kata Rany kepada wartawan. Selasa (26/5/2026).

Rany menilai persoalan ini bukan sekadar pelanggaran ketertiban umum, tapi menyangkut perlindungan anak dan kemanusiaan. Menurutnya, jika benar ada anak-anak yang terlibat prostitusi, maka harus diposisikan sebagai korban yang wajib dilindungi, dipulihkan, dan didampingi secara psikologis maupun hukum.

"Kami meminta aparat kepolisian bergerak cepat, transparan, dan tegas membongkar jaringan maupun pihak-pihak yang terlibat, termasuk jika ada unsur pembiaran atau backing di lapangan. Pemerintah daerah melalui dinas terkait juga harus memperkuat pengawasan kawasan rawan, melakukan patroli terpadu, serta memperketat pengawasan tempat hiburan dan penginapan yang berpotensi menjadi lokasi eksploitasi anak," ucapnya.

Baca juga: Viral Lokasari Jakbar Diduga Jadi Tempat Prostitusi Anak, Polisi Selidiki

Dia menyebut diperlukan juga langkah pencegahan yang lebih sistematis, mulai dari penguatan pengawasan lingkungan, edukasi keluarga, literasi digital, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat agar anak-anak tidak menjadi korban eksploitasi.

"Kami juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan indikasi kekerasan, perdagangan orang, atau eksploitasi anak di lingkungan sekitar," ujarnya.

Dugaan Prostitusi Anak di Lokasari

Seperti diketahui, kawasan Lokasari, Tamansari, Jakbar, diviralkan diduga menjadi tempat prostitusi anak di bawah umur. Pihak kepolisian bergerak melakukan penyelidikan.

Informasi tersebut viral di media sosial seperti dilihat detikcom, Senin (25/5). Dalam postingan viral, dinarasikan video yang beredar itu direkam oleh seorang warga negara (WN) Jepang.

Baca juga: Dalami WNA Pedofil Terlibat Prostitusi Anak di Jakarta-Bekasi, Ini Temuan Polisi

Perekam video tampak dihampiri beberapa orang yang diduga menawarkan jasa prostitusi. Dalam video yang beredar, mereka terdengar berteriak dan mengatakan 'seventeen' dan 'perawan' kepada perekam video.

Dihubungi terpisah, Kapolsek Tamansari Kompol Bobby M. Zulfikar mengatakan pihaknya sudah melakukan penyelidikan. Polisi juga sudah mengecek Lokasari yang diviralkan menjadi tempat prostitusi.

"Ada berita tersebut, kami cek lokasi, ini terkait video yang baru. Kami jelaskan lagi ini masih dalam tahap pendalaman ataupun proses lidik (penyelidikan)," kata Bobby saat dihubungi, Senin (25/5).




(fas/jbr)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
5 Lokasi Salat Idul Adha 2026 di Jabodetabek, Catat Waktunya agar Tidak Ketinggalan!
• 2 jam laludisway.id
thumb
Desakan Menuju Intelligence Economy: Siapkah Sistem Pendidikan Kita?
• 2 jam laludetik.com
thumb
Bukan Sekadar Markas Militer, Proyek Besar TNI di Pulung Ponorogo Ini Ternyata Bakal Dongkrak Ekonomi Warga
• 19 jam lalurealita.co
thumb
Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia Vs Oman di FIFA Matchday
• 19 jam lalubola.com
thumb
Ferrari Resmi Luncurkan Luce, Mobil Full Listrik Perdana
• 2 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.