Beredar Konspirasi AS-Israel Kuasai Al-Aqsa, Badan Waqf Diganti, Yahudi Bebas Doa di Baitul Maqdis

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- AS dan Israel secara aktif berupaya untuk mencabut hak perwalian historis Yordania atas kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalen.

Mereka sedang mengupayakan pengaturan baru yang akan membuat pengelolaan situs Muslim yang dihormati tersebut selaras dengan kepentingan Israel. Demikian menurut beberapa sumber kepada Middle East Eye.

Baca Juga
  • Trump Wajibkan Negara Teluk Normalisasi dengan Israel untuk Kesepatan Damai dengan Iran
  • Ucapan Narsis Dubes AS Picu Kemarahan: Rakyat Lebanon Harusnya Berterima Kasih ke Israel
  • Foreign Minister: Israel's Detention of Gaza Volunteers Violates International Law

Para pejabat AS, Yordania, dan Palestina, serta sumber-sumber Barat dan Arab Teluk, mengatakan kepada MEE bahwa berdasarkan rencana tersebut, yang didukung oleh menantu Presiden Donald Trump, Jared Kushner, otoritas Waqf Islam yang didukung Yordania akan berakhir secara tiba-tiba. Badan baru yang dibentuk oleh rezim Israel akan menyatakan Masjid Al-Aqsa sebagai 'pusat multi-agama'.

Menurut para pejabat tersebut, yang semuanya meminta anonimitas untuk membahas masalah sensitif, pengaturan baru ini akan memberikan akses sama kepada orang Yahudi ke situs Muslim tersebut dan secara resmi mengizinkan doa kelompok besar Yahudi.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Israel juga akan memiliki pengaruh besar dalam pengangkatan imam, penceramah, dan pejabat senior masjid, serta akan terlibat dalam menyetujui isi khutbah Jumat.

Dua pejabat AS mengatakan kepada MEE bahwa Washington telah menyusun sebuah dokumen tentang bagaimana mereka membayangkan masa depan masjid tersebut.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lewat Pemutakhiran IPKP, BNPP RI Petakan Kondisi Riil Perbatasan Nangabadau
• 19 jam lalukompas.com
thumb
BPOM Temukan 22 Obat Herbal Berbahaya, Mayoritas Produk Stamina Pria
• 8 jam lalurctiplus.com
thumb
Apa Itu Family Office? Manuver Baru Prabowo untuk Bikin Indonesia Lebih Kaya dan Kompetitif
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Uang Lembur Pegawai Dipakai Setoran ke Sugiri, Hakim Tegur Kabag Ponorogo
• 15 jam lalurealita.co
thumb
Al Izhar Cendekia Makassar Terima Murid Baru! Mulai dari TK hingga SMA, Cek Jadwal Pendaftarannya
• 4 menit laluharianfajar
Berhasil disimpan.