Kronologi Calvin Dores Anak Deddy Dores Dilarikan Rumah Sakit Akibat Serangan Jantung, Sang Ibu Sempat Mengira Hanya Sakit Ini

grid.id
3 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Kabar kurang menyenangkan datang dari keluarga mendiang musisi legendaris Indonesia, Deddy Dores. Sang putra, Calvin Dores, harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit dr. Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, sejak Senin (25/5/2026).

Calvin dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami serangan jantung secara mendadak yang membuat kondisi fisiknya melemah secara drastis. Berikut adalah kronologi lengkap saat Calvin Dores jatuh sakit hingga harus mendapatkan penanganan darurat di ruang UGD.

Sebelum kondisi fisiknya menurun drastis pada hari Senin, Calvin sebenarnya sudah menunjukkan gejala kurang sehat sejak satu minggu sebelumnya. Namun, pihak keluarga tidak menduga bahwa gejala tersebut merupakan tanda-tanda gangguan jantung. Sang ibu, Dagmar Clara, awalnya mengira putranya hanya mengalami masalah pencernaan biasa.

"Awalnya kira-kira memang seminggu ini tuh udah bilang sih kalau dirinya kayak gak nyaman, cuma saya selalu mikirnya mungkin asam lambung," kara Dagmar Clara kepada Grid.ID di Rumah Sakit dr. Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).

Dugaan tersebut dirasa wajar karena Calvin diketahui memiliki riwayat penyakit lambung. Hal ini membuat keluarga sempat mengabaikan potensi adanya gangguan medis yang lebih serius pada organ jantungnya.

Namun, kondisi Calvin mulai memburuk secara signifikan pada malam hari sebelum ia dilarikan ke rumah sakit. Calvin pun menghubungi ibunya melalui panggilan video (video call) untuk mengeluhkan sesak napas yang sangat menyiksa.

"Mama, nggak enak banget napasnya," keluh Calvin kepada ibunya.

Mengingat cuaca di luar sedang hujan deras, Dagmar meminta Calvin untuk sementara waktu mengonsumsi obat pereda nyeri dan obat lambung terlebih dahulu sebelum memutuskan pergi ke rumah sakit. Dagmar mengira kondisi Calvin akan membaik setelah meminum obat tersebut.

Namun, perkiraan itu meleset. Pada pagi harinya Calvin kembali menghubungi ibunya dengan kondisi yang jauh lebih mengkhawatirkan. Wajahnya terlihat sangat pucat dan berbeda dari biasanya.

"Mama, kok tambah nggak enak ya, berat," kata Calvin pagi harinya dengan napas yang terengah-engah.

 

Melihat kondisi fisik sang anak yang sudah tidak stabil, Dagmar langsung bergegas menuju kediaman Calvin. Mereka membawa Calvin ke Rumah Sakit dr. Suyoto menggunakan sepeda motor.

Setibanya di ruang Unit Gawat Darurat (UGD), pria 36 tahun itu segera mendapatkan tindakan medis darurat berupa rekam jantung atau elektrokardiogram (EKG). Hasil pemeriksaan tersebut langsung membuat pihak keluarga sempat terkejut. Dokter yang menangani Calvin segera memanggil Dagmar untuk menjelaskan kondisi darurat yang sedang dihadapi putranya.

"Bu, maaf ya bu ya, ini kayaknya anaknya harus kita rawat, soalnya ada serangan jantung, kayaknya juga ada sumbatan," ujar dokter yang menangani Calvin, sebagaimana ditirukan oleh Dagmar.

Mendengar penjelasan dokter mengenai adanya penyumbatan dan serangan jantung mendadak, Dagmar mengaku sangat terpukul.

"Itu saya kayak disamber petir, Mbak, karena kan sakit jantung memang ada di keluarga saya," akunya.

Adapun penyakit jantung sendiri bukan hal baru di silsilah keluarga Calvin Dores. Mendiang Deddy Dores, diketahui mengembuskan napas terakhirnya pada tahun 2016 silam akibat penyakit jantung. Riwayat genetik ini diduga kuat turut menjadi faktor pemicu kondisi Calvin saat ini.

Selain faktor genetik, tantenya, Doris, juga membeberkan bahwa gaya hidup dan kebiasaan sehari-hari Calvin perlu diubah secara total demi mencegah serangan susulan di masa mendatang.

"Yang pasti sih karena dia jagoan rokok ya, nggak boleh merokok lagi. Nggak boleh ngopi, dia jagoan ngopi, nggak boleh ngopi lagi ya kan? Dia jagoan bergadang, nggak boleh bergadang lagi," tandas Doris.

Sebagai informasi, kehidupan Calvin Dores pasca-kepergian sang ayah dipenuhi perjuangan keras. Demi bertahan hidup, ia diketahui sempat bekerja serabutan, termasuk membantu pengurusan dokumen tanah. Tekanan finansial dan kelelahan fisik yang terakumulasi berujung pada serangan jantung mendadak.(*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Klinik Yasmin RSCM hadir dengan teknologi baru untuk program kehamilan
• 59 menit laluantaranews.com
thumb
Ricuh di Depan Lapas Narkotika Sungguminasa, 8 Orang Ditangkap
• 8 jam lalurctiplus.com
thumb
Dugaan Penipuan oleh Wedding Organizer: Polisi Periksa 6 Saksi, Status Kasus Naik ke Penyidikan
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Sri Sultan Hamengku Buwono X Sambut Rombongan Biksu Indonesia Walk For Peace 2026 di Yogyakarta
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Gibran Salat Iduladha di Istiqlal, Masjid Steril Mulai Pukul 00.00 WIB
• 29 menit lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.