3 Korban Ledakan Pabrik Kimia di Cilegon Dirujuk ke RS

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Cilegon: Polisi masih menyelidiki insiden meledaknya steam turbine atau turbin uap di pabrik kimia PT Merak Chemicals Indonesia. Peristiwa tersebut memicu munculnya kabut putih tebal berbau menyengat di Kota Cilegon, Banten.

Dalam kejadian itu, tiga orang menjadi korban dan saat ini tengah menjalani perawatan di rumah sakit. Mereka terdiri atas dua orang karyawan pabrik dan satu orang warga sekitar.

Pemeriksaan intensif masih dilakukan oleh pihak kepolisian bersama petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di lokasi pabrik. Imbas dari meledaknya salah satu alat atau turbin uap tersebut memicu kabut tebal dengan bau menyengat yang menyebar di kawasan sekitar pabrik.

Berdasarkan hasil uji kualitas udara, Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon memastikan kondisi udara di lokasi kejadian tergolong aman atau bebas dari cemaran gas beracun. Meski demikian, petugas masih terus memantau perkembangan di sekitar lokasi kejadian untuk memastikan kondisi tersebut tidak menimbulkan dampak negatif yang berkepanjangan serta tidak mengganggu kesehatan warga yang bermukim di dekat area pabrik.
 

Baca Juga :

Warga Cilegon Keluhkan Bau Menyengat dan Mata Perih usai Ledakan Pabrik Kimia


Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon, Sabri Mahyudin, menjelaskan asap tebal yang keluar dari pabrik merupakan campuran air dengan zat terephthalic acid atau asam tereftalat pada saat proses pemurnian berlangsung dengan tekanan tinggi.

"Zat kimia itu tidak berbahaya karena jatuh di permukaan tanah dan tidak sampai mencemari udara saat kebocoran terjadi," ujar Sabri di Cilegon, Selasa, 26 Mei 2026.


Suasana di PT Merak Chemicals Indonesia, Kota Cilegon, Banten, Senin (25/5/2026). ANTARA/Desi Purnama Sari.

Dari peristiwa ini, terdapat satu orang karyawan yang terluka akibat terkena semburan uap panas pada saat kebocoran terjadi. Satu karyawan lainnya mengalami patah tulang karena jatuh ketika berusaha menyelamatkan diri.

Selain kedua karyawan tersebut, satu orang warga mengalami sesak napas setelah menghirup udara yang berbau menyengat. Ketiga korban saat ini kondisinya sudah mulai membaik dan masih menjalani perawatan di rumah sakit. (Seprinal Sri Putra)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Demokrat Bilang Sudah Terapkan Syarat Keterwakilan Caleg Perempuan 30 Persen
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
Prolanis Bantu Peserta JKN Pantau Penyakit Kronis
• 9 jam lalurepublika.co.id
thumb
Bekasi Menolak Redup, Warga Heran Jogging Track di Alun-Alun Malah Dipakai Belajar Mobil
• 23 jam laludisway.id
thumb
WN Asal Jerman Tewas Diduga Tersengat Listrik di Sanur Bali
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bertolak ke Kota Mode, Presiden Prabowo Berpotensi Salah Iduladha di Prancis
• 5 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.