JAKARTA, KOMPAS.TV - Piala Dunia 2026 bukan sekadar panggung bagi para bintang lapangan hijau, tetapi juga arena pertarungan taktik untuk para pelatih terbaik dari berbagai penjuru dunia.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, turnamen akbar ini diikuti 48 negara dan digelar di tiga negara sekaligus: Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat (AS).
Piala Dunia 2026 ini akan bergulir mulai 12 Juni sampai 20 Juli mendatang.
Dari ruang ganti hingga garis tepi lapangan, keputusan para arsitek taktiklah yang akan menentukan siapa yang melangkah jauh dan siapa yang pulang terlalu cepat.
Baca Juga: Skuad Spanyol di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Andalan, Real Madrid Tak Sumbang Pemain
Deretan nama di bangku cadangan terasa seperti buku besar pelatih elite Eropa dan Amerika Selatan yang "turun gunung" ke level tim nasional.
Carlo Ancelotti memimpin Timnas Brasil dengan segudang gelar Liga Champions, sementara Lionel Scaloni datang sebagai juara bertahan bersama Argentina dan Didier Deschamps masih dipercaya menangani Prancis.
Inggris mengandalkan Thomas Tuchel, Jerman berjalan bersama Julian Nagelsmann, Belanda tetap setia pada Ronald Koeman, hingga Uruguay bakal bertumpu pada Si Gila, Marcelo Bielsa.
Di luar nama-nama tenar itu, Piala Dunia 2026 juga menjadi panggung pembuktian bagi para pelatih yang datang dari jalur berbeda.
Mohamed Ouahbi naik kelas dari tim junior untuk menangani Timnas Maroko setelah era historis Walid Regragui. Sementara Fabio Cannavaro, mantan kapten juara dunia, kini menguji kapasitasnya di pinggir lapangan bersama Timnas Uzbekistan.
Penulis : Gilang Romadhan Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- daftar pelatih di piala dunia
- daftar pelatih timnas di piala dunia
- Piala Dunia 2026
- pelatih piala dunia 2026
- Ancelotti
- Marcelo Bielsa





