Jember: Gempa bumi bermagnitudo (M) 5,1 yang mengguncang Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim), pada Selasa sore, 26 Mei 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan guncangan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
"Gempa tektonik terjadi pada pukul 15.39 WIB di wilayah tenggara Jember, Jawa Timur. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami," kata Kepala Stasiun Geofisika Malang Ricko Kardoso, melansir Antara.
Dia mengungkap, hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi itu memiliki parameter update magnitudo M4,8 dengan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9,07 derajat Lintang Selatan (LS) dan 113,82 derajat Bujur Timur (BT), atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 99 kilometer arah tenggara, Jember, pada kedalaman 14 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng. Ia menjelaskan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser.
Baca Juga :
Hingga pukul 15.55 WIB, kata dia, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan. Sementara itu sejumlah warga di Perumahan Graha Citra Mas sempat berhamburan keluar rumah karena guncangan gempa cukup keras.
"Getarannya cukup keras, sehingga saya berlari ke luar rumah," kata Fitri, salah satu warga perumahan.




