Harga Aspal Global Melonjak, Kalla Aspal Pastikan Suplai dan Kualitas Tetap Terjaga

tribuntimur.com
2 jam lalu
Cover Berita

Ringkasan Berita:

  • Kalla Aspal tetap menjaga suplai, kualitas, dan harga kompetitif meski harga aspal global melonjak hingga hampir 50 persen akibat gangguan rantai pasok minyak dunia.
  • Untuk memastikan proyek tetap berjalan di Sulsel, Kalla Aspal memaksimalkan distribusi, termasuk suplai tambahan dari TAC Mamuju menyusul terbatasnya stok di TAC Parepare.

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Lonjakan harga aspal global tidak menyurutkan komitmen Kalla Aspal untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada mitra dan pelanggan.

Di tengah kondisi pasar yang menantang, Kalla Aspal memastikan suplai tetap terjaga, kualitas produk tetap optimal, serta harga tetap kompetitif.

Marketing & Operation General Manager Kalla Aspal Amril Arifin mengatakan, harga aspal saat ini mengalami kenaikan hingga mendekati 50 persen dibandingkan harga normal.

Kondisi tersebut dipicu oleh konflik di kawasan Selat Hormuz yang berdampak terhadap terganggunya rantai pasok dan distribusi minyak global, serta diiringi kenaikan harga BBM.

“Namun demikian, kami tetap berupaya mendukung pekerjaan rekan-rekan kontraktor, baik proyek APBN maupun APBD," kata Amril, dalam keterangan tertulis ke Tribun-Timur.com, Selasa (26/5/2026).

"Saat ini di Sulawesi Selatan terdapat lima paket pengerjaan jalan yang tetap kami support. Suplai aspal terus kami maksimalkan dan quality control tetap kami jaga sebagai agen resmi Pertamina,” jelasnya.

Amril menambahkan, stok aspal di Terminal Aspal Curah (TAC) Parepare saat ini mulai terbatas.

Sebagai langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran distribusi, Kalla Aspal melakukan suplai tambahan dari TAC Mamuju.

Hal dilakukan guna memenuhi kebutuhan proyek-proyek yang sedang berjalan di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Tidak hanya fokus pada distribusi aspal, Kalla Aspal juga memberikan perhatian terhadap kondisi industri konstruksi nasional yang tengah menghadapi tekanan akibat kenaikan harga material.

Dalam mendukung pelaku jasa konstruksi, Kalla Aspal aktif menyosialisasikan kenaikan harga aspal kepada Pemerintah Daerah.

Khususnya kepada PU setempat, Balai, hingga Kementerian PUPR Melalui Organisasi AABI (Anemer Aspal Beton Indonesia).

“Harapannya, ada peninjauan kembali atau eskalasi terhadap proyek-proyek yang sedang berjalan," kata Amril.

"Untuk proyek yang akan ditender, kami berharap harga aspal yang sudah mengalami kenaikan dapat menjadi pertimbangan agar kontraktor tidak mengalami kerugian,” imbuhnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Badan Geologi: Waspadai potensi bahaya susulan erupsi Gunung Semeru
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Semarak Kebersamaan, PLN UPDL Bogor Adakan Lomba Masak dan Edukasi Kompor Listrik
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Eceng Gondok Disulap Jadi Listrik di Waduk Cengklik
• 20 menit lalutvonenews.com
thumb
Rupiah Melemah di Rp 17.785, Pasar Masih Khawatirkan Fiskal RI & Kebijakan Ekspor via DSI
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Kemenkeu Ungkap Skandal Ekspor CPO, 10 Perusahaan Raksasa Diduga Terlibat
• 5 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.