Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menelusuri dua nama periset yang tercatut dalam dugaan skandal pemalsuan di konferensi Internasional. Dua nama tersebut disebut sebagai lulusan UNY.
Wakil Rektor Bidang Akademik UNY, Prof Nur Hidayanto, menyebut pihaknya saat ini tengah menelusuri dua nama tersebut. Dari penelusuran di database UNY, kata Nur, dua nama itu memang teregister sebagai lulusan Fakultas MIPA jurusan Matematika tahun lulus 2017 dan 2018.
"Nah kalau atas nama dua nama itu, kami tadi melakukan penelusuran, memang benar sebagai alumni. Tapi informasinya, itu kan kami masih kami dalami dulu, kami tabayyun dulu, kami klarifikasi ke yang bersangkutan," kata Nur saat dihubungi, dilansir detikJogja, Selasa (26/5/2026).
"Karena kami juga masih memproses, istilahnya belum ada laporan resmi ke kami juga, yang ada kan baru sosial media nggih. Kami yang hati-hati ya, supaya tidak ada masalah di kelak kemudian hari, supaya kami tidak menzalimi juga, nah itu kan kami klarifikasi," sambungnya.
Nur mengatakan pihaknya belum bisa memastikan bahwa kedua nama tersebut memang terlibat dugaan kasus itu. Dia meminta waktu untuk menelusuri lebih lanjut.
"Tapi kan sekali lagi, kami perlu cek bener niki dudu wonge Mas, karena nggak ada foto jelasnya kan. Bener nama orangnya yang itu atau bukan, sekali lagi, kami perlu klarifikasi, konfirmasi dulu," ungkapnya.
Baca selengkapnya di sini.
(azh/ygs)





