Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan situasi di Kota Bitung, Sulawesi Utara dan Kabupaten Kaimana, Papua Barat, terpantau tetap kondusif serta tidak ada dampak kerusakan yang ditimbulkan usai gempa bumi yang mengguncang kedua wilayah tersebut.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan mengatakan bahwa hingga kini tidak ada laporan dampak korban jiwa maupun material dari dua peristiwa gempa bumi bermagnitudo di atas 5,0 tersebut.
"Pasca-kejadian, situasi di lapangan terpantau tetap kondusif dan tidak ada dampak kerusakan yang ditimbulkan," kata dia,di Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026, melansir Antara.
Baca Juga :
Gempa Jember Terasa di Blitar hingga DenpasarPeta pusat gempa bumi di laut berkedalaman 24 kilometer pada jarak 50 kilometer dari arah tenggara Kaimana, Papua. ANTARA/HO-Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG
Sebelumnya, gempa bumi pertama dengan bermagnitudo 5,7 mengguncang Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara, Selasa pukul 03.39 WIB dini hari dengan pusat gempa berada di laut dengan kedalaman 22 kilometer. Selain di Kota Bitung, guncangan gempa yang tidak berpotensi tsunami tersebut turut dirasakan warga di Kabupaten Minahasa selama kurang lebih dua hingga tiga detik.
Sementara itu, gempa bumi kedua berkekuatan 5,1 magnitudo dirasakan di Kabupaten Kaimana, Papua Barat, selama kurang lebih 10 detik pada pukul 05.03 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa tersebut merupakan gempa dangkal dari adanya aktivitas Sesar Tarera - Aiduna. Pusat gempa terletak di laut berkedalaman 24 kilometer pada jarak 50 kilometer dari arah tenggara Kaimana dengan koordinat 4,01° LS dan 134,00° BT.




