Alih-alih Membalas Ormas, Pengurus Gereja di Bantul Justru Minta Jemaat Doakan Oknum Pasca Pembubaran Ibadah

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Sekelompok oknum ormas melakukan aksi pembubaran ibadah di salah satu gereja di Glugo, Sewon, Bantul pada Minggu (24/5/2026).

Potongan video yang menampilkan aksi pembubaran tersebut viral di media sosial dan memicu reaksi publik.

Meski tak sedikit masyarakat yang geram dengan tindakan anarkis tersebut, namun pengurus Gereja Misi Sejahtera (GMS) mengimbau agar jemaat tidak membalas para oknum.

Melalui keterangan resmi yang tertulis pada akun Instagram @gmschurch, pengurus gereja mengimbau agar tidak membalas aksi pembubaran ibadah tersebut dengan perpecahan.

Pihaknya menyerahkan insiden ini ditangani oleh pihak yang berwenang dan diiringi dengan doa.

“GMS menyerukan kepada semua pihak untuk tidak membalas tindakan intoleransi dengan perpecahan. Sebaliknya jalan damai dan hukum yang harus ditegakkan, diiringi dengan doa agar situasi di Bantul segera kondusif dan jemaat dapat kembali beribadah dengan tenang,” tulis pengurus gereja pada keterangan resminya.

Aksi pembubaran gereja di Bantul oleh Oknum Ormas
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @gmschurch

Pasca insiden pembubaran ibadah yang diwarnai tindakan intimidasi dan ancaman, pengurus gereja mendoakan para jemaat GMS Bantul tetap tegar dan teguh dalam iman.

“Seluruh jajaran penggembalaan mengajak seluruh jemaat GMS di mana pun berada untuk membawa situasi ini dalam doa syafaat. Kami berdoa agar jemaat GMS Bantul tetap dikuatkan dan teguh di dalam iman,” tutur dalam keterangannya.

Tak hanya itu, pengurus gereja juga meminta para jemaat turut mendoakan sejumlah pihak agar diberikan kelembutan dalam hatinya.

“Kami juga berdoa agar hati masyarakat serta pihak-pihak yang berseberangan dilembutkan, dijamah oleh kebaikan, dan dituntun pada semangat saling menghormati,” pungkasnya.

Duduk Perkara Aksi Pembubaran Ibadah Gereja

Plt Badan Kesatuannya Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bantul, Yulius Suharta mengatakan peristiwa diduga berkaitan dengan persoalan administratif mengenai lokasi kegiatan ibadah yang masih dalam proses klarifikasi.

Para jemaat biasanya beribadah di tempat ibadah bernama Gereja Misi Sejahtera (GMS) yang dilakukan di sebuah hotel di daerah Panggungharjo.

Namun pada hari Minggu kemarin, ibadah dilaksanakan di bangunan yang disewanya di wilayah Glugo, Panggungharjo, Sewon tepat di pinggir jalan ringroad selatan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Video: Moeldoko: Pemerintah Tak Akan Rugi Beri Insentif Mobil Listrik
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kriminalisasi Kebijakan Wajib Cek ‘Mens Rea’, Bukan Cuma Kerugian Negara
• 10 jam lalukatadata.co.id
thumb
Risa Amel Buktikan Dangdut Klasik Bisa Tetap Relevan untuk Gen Z
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Mantan Karyawan Fuji Jadi Tersangka Kasus Penggelapan Dana
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Pesan Haedar Nashir di Momen Idul Adha: Perkuat Spiritualitas dan Moralitas
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.