Garut: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Jawa Barat, melalui Dinas Perikanan dan Peternakan mengingatkan panitia penyelenggara penyembelihan hewan kurban saat iduladha agar tidak membuang limbah sembarangan, seperti ke selokan maupun ke sungai, karena berpotensi mencemari lingkungan.
"Tidak membuang limbah-limbah penyembelihan itu di tempat-tempat yang tidak pada tempatnya, misalnya di selokan-selokan atau di sungai-sungai, karena berpotensi mencemari lingkungan," kata Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Kabupaten Garut Dyah Savitri di Garut, Selasa, 26 Mei 2026, melansir Antara.
Baca Juga :
Iduladha 2026, Pemkot Tasikmalaya Imbau Panitia Kurban Pakai Bungkus Ramah Lingkungan
"Saran kami adalah setiap DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) itu mempunyai tempat untuk membuang isi perut (hewan sembelihan), kemudian membersihkan dengan air yang secukupnya," kata Dyah.
Ilustrasi hewan kurban. Foto: Metro TV/Muhammad Iqbal Sidiq.
Ia menyampaikan saat pelaksanaan penyembelihan juga harus hemat air karena saat ini sudah mulai memasuki musim kemarau, yang seringkali keterbatasan ketersediaan air bersih. Permasalahan yang harus diperhatikan, kata dia, tidak hanya limbah, tapi juga mulai dari pemilihan hewan kurban, proses penyembelihan, sampai membagikannya kepada masyarakat.
"Sesuai dengan syariat Islam dan memenuhi standar higiene sanitasi dalam artian bersih dan juga tidak menyengsarakan hewan atau mementingkan kesejahteraan hewan," ujar Dyah.




